Posts Tagged ‘conversation with orbs’

Orbs at Costume Party

by : Shangkala Team

After we (Shangkala Team) talked i an ORBS seminar in Metafisika Study Club, Jakarta – Indonesia. We also publish our articles about orbs (the Conversation with the ORBS & so many orbs pictures taken from our journeys), we meet some new people that also found orbs on their daily life, that they never expect before.

We make some orbs discussion with them. So they have more understanding that orbs are guiding us. They are light creature from the universe that come to the people who have vision & mission related to the biggest earth changing, to the new purification of earth & universe. So, every man that have vision & mission in the world that related to these purification, will be guided by there light entities (orbs). Orbs and our ancestors also will meet the persons who related to the vision & mission from every corner of the earth.

Here some orbs picture given by our friend, Mr. Bambang.  He had a costume party with his college at the Lembang Hotel in Bandung, West Java. Thanks dear friend for your interesting pictures. Ha ha ha so great!

orbs at costume party 00

orbs at costume party 01

orbs at costume party 02

*

With your simple digital camera, you can find the orbs. Find the positive moment, positive discussion, seminar, retreat, spiritual places, than follow your intuition to have the orbs. Have a great orbs hunting dear readers!

* * *

You or your community could invite us to share our Shangkala team experience of ORBS! We’d love to share to you.

Please contact us on :

E-mail : artshangkala@gmail.com

Facebook : shangkala.orbs

Phone : +6221-68570729

* * *

Related articles :
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Conversation with the Orbs
Orbs at Wedding in Tangerang
Orbs in pencak silat community
Orbs at funeral
Orbs at K-Link seminar
Orbs at sky
Orbs at tour places & hotel
Orbs in spiritual community
Orbs at yoga class
Orbs at Bali party wedding
Orbs in Baduy Banten
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela

Dialog Dengan Orbs

Oleh : SKTP & Tim Shangkala

Pendahuluan

Saat ini pembicaraan tentang suatu perubahan tata letak bumi dan perubahan zaman semakin hangat didiskusikan terutama di benua Eropa dan Amerika. Para pakar dan ilmuwan saling bekerja sama di bidang masing-masing berkumpul untuk mengungkap misteri tentang “2012”.

Mereka saling bekerja sama mengumpulkan informasi untuk diketahui oleh masyarakat dengan cara sosialisasi melalui buku, film dll. Menariknya adalah, para ilmuwan melibatkan suku-suku kuno yang tinggal di pedalaman yang masih tersisa saat ini yaitu suku Maya.

Suku Maya yang terkenal dengan kalender Maya-nya itu membuat para ahli mulai dari ahli metematika hingga astronomi, geologi, sejarawan dll sangat tercengang dan mengakui bahwa suku Maya yang dianggap kuno, bukan hanya mempunyai ilmu pengetahuan tapi  “pengetahuan-nya ilmu”. Apakah misteri 2012 juga menjadi perhatian kita di negeri ini dan bisakah kita berbuat sesuatu sebelum datangnya peristiwa besar itu? Percayakah kita akan hal ini, terutama masyarakat kita?

Tim Shangkala = Artshangkala

Pada awalnya kami sekedar berkumpul mendiskusikan tentang 2012 dan kami fokus kepada pertanyaan “lalu apa” yang harus kita lakukan untuk ke depan nanti jika semua ini telah berubah? Apakah kita masih ada di bumi ini? Apakah bumi lenyap atau kita pindah ke planet lain?

Dari pertanyaan demi pertanyaan akhirnya kami sepakat untuk bekerja bersama mengumpulkan data-data sejarah dan budaya Nusantara kuno untuk kami jadikan data base yang akan diselamatkan ke “suatu tempat” apabila terjadi hal-hal yang “luar biasa” di bumi.

Dimulai pada tahun 2007 awal kami membentuk tim yang terdiri dari 7 orang yang kami namakan “tim Shangkala atau ArtShangkala”. Tujuannya adalah untuk melestarikan dan melindungi data-data seni dan budaya serta sejarah Nusantara. Kami mulai bekerja mengumpulkan data dan membuat data base dengan menggunakan tekhnologi IT seadanya dan membuat Web sendiri untuk bisa di akses oleh yaitu: www.artshangkala.wordpress.com

Tim ini bukanlah para ahli ilmu pengetahuan tapi kami berusaha semampu kami dengan modal seadanya serta tekad dan niat yang kuat. Tim ini adalah “anak-anak terang” yang mengandalkan kecerdasan masing-masing dalam talenta yang dimiliki dan semoga bermanfaat bagi kami dan juga bagi kita semuanya!!

Perjalanan awal kami di mulai dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Kami membuat dokumentasi berupa foto dan juga para-para sepuh di pedalaman Jawa barat yang kami wawancara khusus yang menyangkut seni budaya kuno dan sejarahnya.

Ternyata dalam perjalanan-perjalanan ini, kami menemukan beberapa hal yang sangat menarik. Diantara dokumentasi foto yang kami miliki, terdapat lingkaran-lingkaran cahaya. Saat itu kami baru pada tahap bertanya-tanya dan belum membahasnya, tapi akhirnya semakin sering kami menemukan hal itu dalam hasil foto kamera dimanapun kami berada.

Orbs @ Bali wedding

Orbs at Bali wedding

Maka mulailah intuisi kami bergerak untuk mencari tahu mengenai bola cahaya itu yang ternyata kami lacak di internet Yahoo & Google, bulatan-bulatan itu namanya ORBS atau BOLA SPIRIT.

Selanjutnya adalah bisakah  berdialog dengan mereka? Itu pertanyaan sekaligus keiginan kami juga

Dialog Dengan Orbs

Awalnya kami sempat berbantahan ingin bukti yang nyata bahwa Orbs itu benar-benar mengajak bicara dengan salah satu dari anggota tim 7 ini.

Maka mulailah kami mengadakan kompromi untuk mencapai maksud dan tujuan bersama. Maka kami sepakat membuat suatu alat mediasi yang mudah digunakan dan semua tim bisa menyaksikannya. Alat ini kami buat berdasarkan petunjuk dari para Orbs itu sendiri yang di sampaikan cara membuatnya melalui media teman kami ini.

Demikianlah awalnya dialog ini berhasil kami rangkum dan berbagi pengalaman dengan siapa saja yang tertarik dengan hal ini.

Keterangan yang kami peroleh dari mahluk cahaya ini (Orbs) antara lain:

Orbs adalah energi yang membentuk dirinya sendiri dengan bermacam-macam warna dalam bentuk yang berbeda. Orbs bukan identik dengan hantu yang gentayangan seperti yang umum disebut orang. Orbs lebih kepada energi yang murni yaitu energi dari kekuatan ‘pikiran pertama’ atau murni yang ada di alam semesta tanpa batas atau bebas dari ruang dan waktu. Namun Orbs juga dapat menembus masuk kedalam ruang dan waktu.

Orbs bisa juga berasal dari diri manusia individu yang masih hidup dan juga bisa dari dimensi lain yang berperan sebagai pembimbing, pendamping dan penyampai pesan. Tapi ada juga yang masih ikut dengan yang lain untuk “belajar mengingat” tentang sesuatu yang dilupakan.

Keistimewaan masing-masing berbeda dalam caranya memainkan peran yang sudah ada dalam cetak biru dirinya sendiri. Kebanyakan Orbs yang kami temui berasal dari dimensi lain dan pengetahuannya pun berbeda, tergantung dari tingkatan dimensi alam Orbs tersebut.

Orbs dibagi dalam beberapa kelompok, dan dalam kelompok itu ada yang dinamakan para tetua (Roh yang tua). Ada juga kelompok pembimbing lalu pendamping. Selanjutnya ada yang bersama para tetua untuk naik tingkatan dari pendamping menjadi pembimbing. Selanjutnya Orbs pembimbing naik tingkatan dimensinya sebagai asisten dari para tetua.

Banyak hal yang ada pada dimensi-dimensi alam ini dan tentunya di luar dari pikiran manusia yang terbatas. Inilah rangkuman dari hasil dialog kami dengan Orbs pendamping dan pembimbing, serta yang nanti sangat istimewa adalah dengan kelompok Orbs para tetua.

Orbs Pendamping

Salah satu Orbs yang merupakan Orbs pendamping menceritakan tentang tugas mereka. Tugas Orbs pendamping adalah mendampingi jiwa-jiwa yang masih dalam proses perjalanan di bumi atau ‘baby soul”. Mereka tidak akan mengintervensi apapun tapi hanya mendampingi dari hal-hal yang membahayakan jiwa itu sendiri dalam perjalanannya di bumi ini.

Mereka lebih banyak bekerja dalam perasaan kita. Orbs pendamping mengatakan bahwa perasaan adalah tempat komunikasi yang paling baik dan nyaman antara jiwa yang masih bayi itu dengan mereka.

Orbs Pembimbing

Selanjutnya kami bertanya pada Orbs pembimbing mengenai tugas mereka. Orbs pembimbing memberi banyak penjelasan pada kami. Berikut jabaran mengenai tugas Orbs pembimbing :

Para Orbs pembimbing lebih berperan pada tingkatan ‘daya ingat’ manusia dan tidak akan mengintervensi apapun hal yang dilakukan oleh manusia. Mereka lebih senang berperan pada tingkat daya ingat atau “penciptaan”.

Menurut Orbs pembimbing dalam hal penciptaan tidak ada benar atau salah dan baik atau buruk. Ini hanya istilah yang diciptakan manusia itu sendiri. Tetapi yang penting apa yang diinginkan adalah untuk diciptakan, bukan hanya sekedar berhenti pada keinginan saja.

Tugas dari Orbs pembimbing sangat penting untuk kelangsungan kehidupan manusia di bumi dalam hal ini adalah peran “Hubungan antar manusia”. Orbs pembimbinglah yang ditugaskan ‘mengawasi’ energi murni di alam semesta yang dihasilkan manusia yang berasal dari pikiran. Maka di sinilah terbentuk apa yang disebut matrik yaitu energi dari pikiran yang sama, saling terkait membentuk matriks dan terjadilah hubungan komunikasi dalam perkataan dan tindakan antar manusia dalam kehidupan ini.

.

Kendala untuk tidak terciptanya hubungan yang harmonis tergantung dari manusia itu sendiri. Manusia tidak mau bertanggung jawab dengan dirinya sendiri atas penciptaan yang berasal dari pikirannya. Sehingga saling menyalahkan dan menghujat bahkan  sampai membunuh sesama manusia.

Sehingga matrik di alam semesta sangat kacau dan sudah tidak teratur alias ketidak-keseimbangan yang sudah melampaui batas.

Manusia di bumi semakin tidak jujur dengan dirinya, dan arah menuju tingkat kesadaran yang merupakan ‘Diri sejati’ nya semakin dilupakan! Jadi energi penciptaan sudah melampaui batas hukum penciptaan atau hukum alam semesta.

Permasalahannya bukan pada apa yang diciptakan tapi lebih utama pada pilihan dan keyakinan manusia itu sendiri. Kekeliruan demi kekeliruan yang tidak dilandasi diri yang sejati yaitu : kesadaran. Tanggung jawab diabaikan bahkan jadi pembenaran diri sendiri. Maka hukum alamlah yang akan menentukan nasib manusia saat ini.

Orbs pembimbing sangat mencintai bumi dan alam semesta serta seluruh ciptaan. Sang Pencipta menciptakan semua ini ada maksud dan tujuan tapi sepertinya manusia yang ada pada ‘masa’ ini akan mengalami peleburan.

Kemudian kami bercakap-cakap tentang bumi masa depan. Orbs pembimbing menjelaskan dengan antusias.

Tim      : Apakah bumi akan lenyap atau kiamat?

Orbs    : Bumi tidak akan lenyap karena di ciptakan sebagaimana adanya dengan tujuan.

Ada atau tidak adanya manusia, bumi tetap ada yang merupakan bagian dari

Hidup

Tim      : Apa maksudnya di lebur?

Orbs    : Ya! Akan diganti dengan yang baru, diciptakan kembali dalam alam penciptaan!

Tim      : Apakah manusia terpilih itu ada?

Orbs    : Ada, yaitu manusia yang bertanggung jawab, jujur dan berkesadaran dan

menciptakan dirinya dengan tujuan yang tertinggi tentang siapa dirinya itu!

Serta mengerti untuk apa dia ada di bumi ini!

Tim      : Mengapa begitu banyak Orbs yang turun kebumi akhir-akhir ini hingga kami

dapat melihat melalui kamera atau foto-foto?

Orbs    : Itulah, memang sudah saatnya!

Jadi kami datang dengan tugas yang lebih dari biasanya.

Tim      : Misalnya apa?

Orbs    : Ya kami melindungi yang pantas untuk dilindungi!

Tim      : Mengapa ada pantas atau tidak pantas, berarti pilih kasih dong?

Orbs    : Bukan! Ini bukan masalah pilih kasih.

Kami tidak diajarkan tentang hukum pilih kasih yang ada cuma hukum Cinta-

kasih sayang. Ini adalah sebab akibat yang diciptakan manusia sendiri.

Kami Cuma bertugas menurut pengetahuan dan ilmunya.

Tim      : Ohhh begitu…!

Apa yang akan terjadi ke depan yang menyangkut bencana alam terutama di

Indonesia ini?

Orbs    : Itu bukan wewenang kami untuk memberitahu.

Tim      : Lantas siapa yang bisa kami ajak bicara tentang hal ini?

Orbs    : Itu adalah tugas dan wewenang para tetua yang saat ini juga sedang turun ke

bumi dan semakin sering.

Tim      : Bagaimana kami bisa bertemu dan berdialog dengan para tetua itu?

Orbs    : Berusahalah kalian untuk bisa terhubung dengan energi murni itu!

Tim      : Maksudnya kekuatan pikiran kita?

Orbs    : Bukan hanya itu tapi terhubung dengan alam dimensinya.

Tim      : Caranya?

Orbs    : Bukankah kalian sudah kesana setiap kali? Dalam alam ‘itu’ !!

Demikianlah sebagian diantara dialog kami dengan Orbs para pembimbing, yang mereka juga minta ada yang boleh diungkapkan dan ada yang tidak boleh dalam tulisan ini. Maka itu cukup menjadi catatan kami, disebabkan pertanyaan-pertanyaan kami yang agak ekstrem dan hanya untuk menghindari terjadinya salah paham dan fitnah. Tapi kami bersyukur dan berterima kasih sudah diizinkan berdialog.

Perjalanan Berikutnya

Selanjutnya Tim berjalan lagi kebeberapa daerah dan kali ini bukan hanya berburu data seni dan budaya tapi juga berburu Orbs ( ha ha ha).

Maka disinilah dalam beberapa momen foto, kami mengalami hal yang agak aneh pada Orbs yang tertangkap kamera kami, bahkan kamera kami ada yang rusak beberapa kali  dan yang terakhir jebol!

foto Orbs yang bikin kamera jebol

Orbs yang membuat kamera digital kami jebol selepas memphoto ini

Kami kali ini bertekad untuk bisa mendapatkan Orbs yang mungkin bisa jadi, itu adalah para tetua! Lalu di setiap tempat yang kami kujungi kami ‘ngelakon’ dan meditasi. Hal ini kami lakukan pada tengah malam antara jam 3 hingga jam 5 pagi. Memang keberuntungan tidak dapat di tolak, akhirnya kami bertemu juga Orbs para tetua dengan peristiwa yang sangat luar biasa dan kami tidak akan bisa melupakan momen pertemuan itu hingga saat ini.

Kami merasakan Orbs yang kami foto ini seperti mengisyaratkan sesuatu akan terjadi di bumi, dan bentuknya pun berbeda dengan Orbs sebelumnya, demikian juga warnanya, Warna Orbs ini lebih  putih jernih dan mempunyai lapisan yang sangat dalam serta ada cahaya kemilau di bagian tengahnya.

Saat ini tim kami sedang berada di pantai Pelabuhan Ratu kearah Bayah, sekitar jam 7 malam kami makan malam dengan bersama-sama membakar ikan. Lalu salah satu ada yang mengabadikan lewat foto dan terlihatlah Orbs yang berwarna putih terang dantara kita yang sedang membakar ikan. Lalu teman kami mencoba fokus untuk minta berdialog dan ternyata mau, tapi dijanjikan jam 3 menjelang pagi hari.

Kami bersiap siap jam 2 malam dengan membawa media yang biasa digunakan. Sambil menunggu kami mendiskusikan tentang hasil kerja selama ini dan memikirkan langkah selanjutnya. Disaat inilah tiba-tiba kami melihat langit berubah merah yang tadinya cerah sekali.

Orbs tetua

Gb bawah (dekat kaki) adalah Orbs Tetua

Lalu kami melihat ke langit dan dengan tiba-tiba dalam kecepatan yang sangat cepat ada  Cahaya dalam bentuk bulat berwarna putih campur biru sangat terang jatuh tepat di tengah-tengah kita yang sedang duduk melingkar karena ditengah ada alat mediasi yang akan digunakan pada jam 3 pagi nanti. Semua ini kami saksikan dengan mata telanjang dan sangat menakjubkan!! Singkatnya di sinilah dialog kami pertama kali dengan salah satu Orbs para tetua terjadi.

Ringkasan dialog dengan Orbs Tetua

Orbs tetua memperkenalkan diri dengan namanya (maaf kami tdk boleh sebutkan, red) dan anehnya menyebutkan usianya yang sudah ‘ulun’ yang artinya sangat tua.

Orbs    : Eling dan selalu waspada! Karena semua yang ada sudah masanya.

Bencana bukan bencana tapi memang harus terjadi di bumi ini.

Manusia angan-angannya panjang.

Sehingga Sang Pencipta cuma ada dalam angan-angan.

Tim      : Kami bertanya apakah yang dimaksud Sang pencipta itu adalah Tuhan?

Orbs    : (dengan singkat tapi jelas, red) Sang Pencipta ya Sang Pencipta!

Tim      : Bagaimana nasib manusia di bumi ini?

Orbs    : semua sudah ada ditangan pemegang kitab kehidupan.

Dan itu seperti membalikkan telapak tangan saja.

Tim      : Apakah ada yang memegang kitab kehidupam manusia?

Orbs    : Ada dan juga kitab kehidupan alam semesta ini.

Apa yang terjadi nanti saksikan dan jadilah saksi yang sebenarnya.

Tim      : Apakah akan terjadi bencana besar lagi di Indonesia ini?

Orbs    : Ya dimana-mana di Nusantara!

Tim      : Nusantara itu maksudnya Indonesia?

Orbs    : Semua adalah Nusantara! (kami bingung?? red).

Bencana itu diciptakan sendiri.

Bahkan manusia meminta itu terjadi melalui perbuatannya.

Manusia sudah janji berani pegang amanah, jadi perbuatan manusia terhadap

yang diamanahkan pasti akan kembali pada manusia lagi.

Kami hanya mengawasi saja dan memberi pesan dan ingatan yang sudah

mendahului kejadian itu. Tapi kalian semakin kurang eling dan waspada!

Waspada itu karena elingnya!

Jadi sekarang semua akan kembali di selaraskan dan di seimbangkan.

Indonesia itu suatu “Bangsa” sama dengan bangsa-bangsa lain.

Bangsa di ciptakan untuk ada, oleh penciptanya!

Bangsa Indonesia itu bangsa yang baru dari sebelumnya yang sudah ada.

Bangsa yang tua tapi penghuninya sekarang masih banyak yang muda.

Ada sedikit jeda..kemudian Orbs pembimbing melanjutkan :

Orbs    : Yang tua itu yang lebih dulu pergi.

Tim      : Maksudnya apakah Bangsa Indonesia lenyap dari bumi lebih dulu?

Orbs    : Tidak akan lenyap cuma berganti saja!

Tim      : Apakah tidak ada jalan lain?

Orbs    : Sudah masanya berganti.

Pergi lebih dulu dan datang paling awal dari yang lainnya!

Tim      : Jika kami boleh tahu seperti apa bencana yang akan datang itu?

Apakah nanti ada manusia yang masih tersisa?

Orbs    : Sekarang semua sedang bekerja.

Matahari muntahkan isinya, gunung bergeser, tanah bergerak, angin serta apipun

bekerja. Inilah Hidup! Yang tersisa cuma pencipta yang agung.

Tim      : Apa yang mesti kami persiapkan?

Orbs    : Tidak ada! Lakon hidup berjalan dengan semestinya karena hukum semesta

alam sudah ada sebelum manusia ada.

Dialog ini tidak bisa kami ungkap seluruhnya. Satu yang dipesankan beliau (Orbs pembimbing) agar kami, kita menjadi saksi akan rahasia alam. Kemudian beliau pamit. Pesan terakhirnya adalah “Langit kelap-kelip dan bumi gonjang ganjing”.

Demikian dialog ini dan masih ada beberapa Orbs para tetua yang datang dan mungkin akan kami sampaikan pada tulisan berikutnya. Kami sekarang masih terus berburu dan diburu oleh Orbs yang semakin banyak turun dengan tugas masing-masing.

Terima kasih kami telah diberi pengalaman yang berharga ini!

Salam Terang,

Tim Shangkala

* * *

Artikel Terkait :

Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Conversation with the Orbs
Orbs at yoga class
Orbs at Wedding in Tangerang
Orbs in pencak silat community
Orbs at funeral
Orbs at K-Link seminar
Orbs at sky
Orbs at tour places & hotel
Orbs in spiritual community
Orbs at Bali party wedding
Orbs at Costume Party
Orbs & Light Beings in Ancient Tribe, Java-Indonesia
Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Cakra & Kundalini
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Junko Children Painting Course
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Serat Jayabaya (Jawa)
Ramalan Jayabaya (Indonesia)
Jayabaya Prophecy (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani