Archive for the ‘Yoga & Holistic Healing – Workshop & Retreat Curriculum’ Category

Training for Woman to Therapy the Children

Born as a woman is a great things. Because there are a lot of aspects with connect to a woman. A family is the closest connection.

A big sister or a mother in a family, not only grow their children or youngest family members. They also have natural instinct to taking care of the family. Including the health of family.

When a child sick, older sister or mother would find a way to heal. Weather go to clinic, doctor, or doing something to cure the child.

Natural therapy is one of thing that a sister or mother could do at home. It’s important as a woman in home knowing how to therapy.

Base on this, we collaborate with one of school of a foundation to give training for a woman (moms and sister) to be able therapy their children.

Training that the woman learn here :

  • general info about meridian systems, body organs
  • introduction about chakra and energy
  • practicing to open meridian systems
  • general points related to meridians systems and organs to do accupoints.

This method already applied to the parents/old sisters of kindergartens. These are our 2nd year.

We suggest parents/sisters therapy their children once a week. Even when the children are in health condition. Remember, a healthy children are always active, lots of movements and plays.

Routine therapy would make their energy balance, recharge, muscles in right position, mind calm, body relax.

Here are the result of giving therapy routine to the children :

  • Children have better health.

Most problems of children are their digestion system and respiration system. Each week, children healthy become better and healthy.

Children tend to eat home cook rather than buying snack outside.

  • Children immune system is better than before. They are now always come to school.

They were once a month not coming to school because sick.

  • Connection between child and mom/sister closer than before.

This creates a mutual relation between them. Other family members (father or brother) also feel that the family become have strong bond.

Natural therapy is a great way to live in natural way as a family. It is simple, less cost, create string bond, healthy. And the main is because we are a natural being in a natural planet, earth.

If your group or school interest to have this training, you may contact us on :

E-mail : artshangkala@gmail.com

training child therapy by moms & sisters

PicsArt_1386644516993

PicsArt_1386644669486

PicsArt_1386645008929

PicsArt_1386644906899

PicsArt_1386645176893

PicsArt_1386646180056

PicsArt_1386645746752

PicsArt_1386646278879

PicsArt_1386646380402

***

Consciousness Meditation – Curriculum

Awakening Mind & Soul Consciousness with CONSCIOUSNESS MEDITATION

 

Theory, Discussion & Practice :

Consciousness is the Key to Awaken the Light of Healing

  • Bring to understand what ‘Consciousness’ is in our daily life activities.
  • Exploring life as an experience from interactive discussion with participants to reveal the secret and uniqueness of life as human being.
  • Series method of consciousness meditation to achieve a joyful life, to balance and harmonize with law of nature. Consciousness meditation focus on all senses function of head body parts deeply with breathing technique.

Sharing Session in Consciousness Meditation

Sharing Session in Consciousness Meditation

Consciousness Meditation

Theory & Practice :

The Secret of Energy

  • The Role of life in knowing & understand ‘who’ we are as a Light Being and the interconnection among human, nature & universe.
  • Relaxation technique.
  • Respect & love to our body.
  • How to recycle negative energy of our 5 main body organs to positive energy. Harmonize them all.

Theory Session in Secret of Energy

Pendulum in Secret of Energy Session

How to Recycle Negative Energy into Positive Energy

*

For your group enquiries of Holistic Healing Workshop / Retreat, please contact us :

E-mail & Facebook : artshangkala@gmail.com

Twitter : ArtShangkala  & ShivaSangkala

Closing Ceremony by Giving Certificate to Participants

Consciousness Meditation

Happy Feeling & Energy of Participants & Teachers

***

Related Articles :

Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Cakra & Kundalini
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Ketulusan Mencintai Orang Lain Berawal dari Ketulusan Mencintai Diri Sendiri
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Body Earth Healing
Aura Colors Reading Workshop
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuhan
Natural Healing with Acupuncture
Acupuncture for Slimming
Acupuncture for Beauty
Complete Curriculum Holistic Healing Workshop & Retreat
Chikung (Qigong) Curriculum
Sound Therapy with Singing Bowl – Curriculum
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course 
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Seruling Dewata
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Gurindam Dua Belas
Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago
Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara
Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia
Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945
Dialog Dengan Orbs
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Karya Nyata Gotong Royong
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Chi dan Energi Penyembuhan

Disarikan Oleh :

Hendra Lawadi, Healer & Physical Awareness Mentor

“Aku melihat kamu bermahkotakan Kemuliaan Alam Semesta dan bersenjatakan kekuatan Alam Semesta. Dari seluruh sisi-Mu, aku melihat pancaran cahaya menakjubkan yang bersinar dan cemerlang penuh keagungan. Sungguh sulit untuk melihat diri-Mu dalam keadaan seperti itu, karena cahaya yang menyerupai sinar bagaikan jutaan Matahari dan berjuta-juta kali ”

 

Latihan Chikung di alam sangat baik untuk Kesehatan

APAKAH TAO ITU ?

 

Tao berarti jalan, yaitu jalan atau realitas alam semesta. Tao juga berarti cara manusia membuka pikiran dalam rangka mempelajari lebih jauh dunia ini, jalan spiritual, dan diri sendiri. Satu sistem yang praktis. Taoisme merupakan latihan tubuh, pikiran, dan roh, jadi bukan hanya filsafat roh. Bila kita telah sampai pada pemahaman hakiki tentang Tao, tentang pengetahuan dan kebijaksanaan sejati, kita mampu mengambil keputusan yang tepat dalam hidup.

Semua jalan spiritual bermuara pada kebenaran. Tao adalah filsafat sekaligus teknologi untuk mencari dan menemukan kebenaran universal, alam, dan manusia. Titik perhatian ajaran Tao melebihi perspektif mana pun juga. Tao bukanlah agama.

Dalam Taoisme tidak ada guru tunggal karena kita menjadi guru bagi diri sendiri, kita mampu mengontrol nasib kita sendiri, mampu mengetahui siapa sebenarnya diri kita yang sebenarnya karena menjelajahi kekuatan maha dahsyat yang tersembunyi dalam kemanusiaan Tao. Tuhan yang agung, orang yang bijaksana, nabi, serta orang-orang suci adalah guru dan pembimbing kita.

Latihan Tao juga mengajarkan bagaimana seharusnya kita kembali ke asal, yaitu Wu Chi (Tuhan). Kita akan mendapatkan kemerdekaan spiritual selagi belajar hidup selaras dengan alam semesta.

Meditasi mengembangkan kekuatan mengontrol pikiran, menyimpan, mendaur ulang, mengubah, dan mengalirkan Chi (dalam bahasa Cina yang berarti energi atau daya kehidupan) lewat saluran-saluran utama akupuntur tubuh. Melalui pengaturan Chi yang efektif, perilaku sehari-sehari bisa dikendalikan dengan lebih baik; dan lewat penggunaan energi ini secara bijaksana, kita memiliki Chi yang tiada batas.

Jika kita berkesempatan membangkitkan atau memberi napas baru pada roh abadi dalam hidup, cahaya primordial akan membangkitkan kita pada saat mati. Meskipun begitu, hal ini menyedihkan karena kita terlatih atau memiliki bekal cukup mengikuti cahaya tersebut. Dalam perjalanan panjang tersebut tubuh energi adalah kendaraan yang sangat penting. Kita dapat melatih dan mendidik tubuh energi sehingga dapat membantu roh yang tidak terlatih untuk mengenali dan mengikuti cahaya primordial kembali ke sumber hakiki. Yang juga tidak kalah pentingnya adalah mengembangkan “kompas internal” yang terkait dengan kelenjar pineal, untuk membantu kita memusatkan perhatian pada cahaya tersebut bila saatnya tiba. Wu Chi atau Kehampaan Agung. Pada umumnya mereka digambarkan sebagai tiga kaisar yang bertempat tinggal di tiga Tan Tien, yaitu istana tubuh bagian atas, tengah, dan bawah. Dengan memupuk tiga kekuatan, yang terwujud dalam tubuh manusia sebagai Ching, Chi, dan Shen, kita bisa mempercepat perkembangan tubuh fisik, tubuh energi, dan tubuh spiritual.

Tan Tien Atas berhubungan dengan otak, kelenjar, energi alam semesta, dan kosmos lewat kekuatan Shen atau roh. Ia mencakup Mata Ketiga, mahkota, dan kepala secara keseluruhan.

 

Tan Tien Tengah berkaitan dengan jantung dan semua organ lain lewat kekuatan alami roh manusia, yang dikenal dengan Chi.

Tan Tien Bawah berhubungan dengan tubuh fisik, tubuh energi, dan Ibu Bumi lewat kekuatan Ching (kadangkala dieja “Jing”). Tempatnya terletak di antara pusar dan ginjal.

 

APAKAH CHI ITU ?

 

Dalam Taoismeprinsip umum terpenting adalah konsep Chi. Dalam sejarah filsafat Cina, konsep ini dikembangkan dalam karya-karya popular karangan Lao zu (604-511 SM) dan Chuang Tzu (399-295 SM), namun konsep ini telah muncul jauh sebelumnya. Kata Chi memiliki banyak terjemahan, seperti energi, udara, napas, angina, napas vital, inti vital, dan sebagainya. Meski sulit di cari arti yang sebenarnya, chi bisa dipandang sebagai energi aktif di alam semesta.

Chi memadat dan menyebar dalam siklus energi positif dan negatif (Yin dan Yang) yang bertukaran satu sama lainnya, sifat materinya bisa dilihat dalam berbagai ukuran, bentuk, dan cara yang berbeda. Chi Tidak bisa diciptakan atau pun dihancurkan.

 

Hendra Lawadi melatih Chikung pada tim Orchestra yang sedang tour Australia (Melbourne, Canberra, Sydney)

 

CHI DAN PENYEMBUHAN DIRI

 

Menurut perspektif Tao, kesehatan dan penyembuhan tergantung pada kuantitas serta kualitas Chi dalam tubuh. Akupuntur, akupresur, herbologi, dan cara penyembuhan lainnya bekerja secara langsung untuk menyeimbangkan energi batin. Chi merupakan faktor sementara dalam seluruh fenomena yang berhubungan dengan tubuh. Sebagai contoh, kurangnya Chi pada ginjal bisa menyebabkan sakit fisik dan psikologis.

Latihan memperkuat otot-otot dengan energi tubuh bisa mengembangkan kemampuan lebih banyak dalam mengkonsumsi Chi. Pengikut ajaran Tao sadar, dengan membuka saluran-saluran energi utama bisa meningkatkan efektifitas sirkulasi Chi sekaligus memperkuatnya dengan energi yang diserap dari sumber-sumber eksternal. Menurut mereka meditasi, diet yang tepat, dan latihan sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan spiritual seseorang.

Dengan menghilangkan rintangan dan meningkatkan aliran Chi, kita bisa mengobati diri sendiri tanpa melalui perawatan medis. Memanfaatkan Chi untuk penyembuhan tubuh merupakan bentuk akupuntur “tanpa jarum.” Dengan menggunakan indera batin untuk mengalirkan Chi lewat Orbit Mikrokosmos membuat saluran tubuh lebih bersih dan terbuka, sehingga kesehatan internal bisa mempertahankan dirinya sendiri. Latihan tidak saja menghilangkan rintangan sehingga aliran Chi menjadi lebih lancer, namun juga membantu tubuh menyerap lebih banyak Chi dari sumber-sumber lainnya.

Chi eksternal yang berasal dari bumi, matahari, dan bintang-bintang bisa diubah untuk memperkuat daya kehidupan demi penyembuhan diri dan perkembangan spiritual. Pusat-pusat Orbit mikrokosmos selain menerima kelebihan Chi dari sumber-sumber eksternal juga mendapat pasokan dari organ-organ dan kelenjar-kelenjar (sumber internal). Sirkulasi energi memperkuat titik-titik yang lemah dan menyeimbangkan Chi dalam tubuh, sehingga tidak harus selalu menggantungkan diri pada akupuntur dan obat-obat medis lainnya. Proses internal memungkinkan tubuh mempertahankan kesehatannya sendiri dan mencegah infeksi penyakit.

DUA TIPE CHI INTERNAL

Meskipun terdapat berbagai tipe hi yang berbeda satu sama lain, tipe tersebut bisa digolongkan dalam dua kategori besar: Chi yang berasal dari keturunan (Hereditary Chi) dan Chi yang diperoleh selama hidup (Acquired Chi).

Dengan mempetahankan Chi asli, kita dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan berumur panjang. Tapi jika lalai mengisi-ulang, maka “baterai internal” akan semakin lemah.

Setiap saat kita bernapas, Napas Asli dari perut bawah naik ke mulut dan bercampur dengan udara yang berasal dari luar. Kita dapat belajar teknik menyerap Kekuatan Bumi lewat organ seks, kerampang, dan sacrum; Kekuatan Kosmos lewat alis; dan Kekuatan Universal lewat mahkota. Teknik-teknik pernapasan tingkat tinggi memungkinkan kita bernapas lewat seluruh anggota tubuh.

Bernapas merupakan salah satu fungsi terpenting untuk mempertahankan hidup. Namun, yang tidak disadari adalah partikel-partikel energi kosmos dalam atmosfir sama pentingnya demi keberlangsungan hidup seperti oksigen. Partikel-pertikel ini juga disebut Kekuatan Langit Kemudian. Elektron memasok aliran listrik dalam sel-sel tubuh. Jika habis, maka kita akan cepat lelah, tak berdaya, dan tertekan, atau mungkin menderita akibat emosi-emosi negatif, dan tidak menutup kemungkinan penyakit fisik.

Otak, karena keunggulan dan perannya yang sangat penting dalam seluruh aktifitas, membutuhkan Chi yang proporsional dan jumlahnya lebih besar daripada organ-organ tubuh lainya, agar dapat berfungsi secara efisien.

Latihan Chikung akan membantu merangsang harmoni antara tubuh dan pikiran, dan membuat kita lebih sensitive terhadap kebutuhan-kebutuhan fisik yang diperlukan untuk dapat berumur panjang dan tetap sehat. Kualitas pengetahuan ini meletakan pikiran dan tubuh dalam hubungan yang paling baik.

Bentuk seni Nei Jin Qi Gong dari Shaolin pada mulanya merupakan tradisi rahasia yang disampaikan oleh seorang rehib pengembara dari India bernama Da Mo, yang kemudian hari dikenal sebagai Bodhidharma. Ia dilahirkan pada tahun 440 Masehi di Kanchi, ibu kota kerajaan Palawa di India Selatan. Ia kini dihormati sebagai orang yang membawa teknik meditasi ke Cina. Bodhidharma juga dianggap sebagai pendiri Buddhisme Chan, yang dikenal juga di Jepang sebagai Zen.

Di Negara Cina terdapat lebih dari 3.000 jenis Chikung dan berbagai rumusan mengenai cara terbaik untuk mengembangkan Chi. Teknik-teknik itu meliputi metode berkonsentrasi pada bagian tubuh tertentu atau pusat-pusat energi. Inti utama dari pusat-pusat ini adalah Shimen, yang juga dikenal sebagai titik Tantien. Shimen merupakan suatu titik yang terkenal dalam ilmu bela diri. Titik ini dapat ditemukan kira-kira satu setengah inci di bawah pusar dan satu setengah inci ke dalam perut. Titik ini dianggap sebagai pusat tubuh. Dalam latihan-latihan lainnya, meditasi digunakan secara khusus bersamaan dengan sikap tubuh, untuk mengkonsentrasikan Chi di daerah itu.

Teknik-teknik Chikung yang aneh, yang didasarkan pada titik Shimen, dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan. Beberapa metode dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, memperbaiki sirkulasi, atau meningkatkan kualitas dan kuantitas Chi yang sudah ada. Juga ada metode lain yang berfokus pada menggerakkan Chi di seluruh tubuh secara lebih efisien atau menyalurkannya pada orang lain.

Siapa saja yang mempunyai cinta kasih yang sebenarnya akan mampu memiliki dan menggunakan tenaga Chi untuk pengobatan. Chi ini dapat lansung diserap dari alam / udara di sekitar kita.

Secara umum terlihat bahwa pendeta Tao lebih sehat dan berumur panjang dibandingkan dengan pendeta Budha. Pendeta Budha lebih mengutamakan semedinya untuk mencapai pencerahan tetapi kurang memperhatikan tubuh fisiknya. Sedangkan pendeta Tao beranggapan bahwa siapa saja yang mau mencapai pencerahan sebaiknya juga bertubuh sehat dan kuat.

MEDITASI MIKROKOSMOS DARI TAO

Sesungguhnya chi mengalir dengan sendirinya di dalam tubuh tanpa berhenti. Saluran aliran Chi yang utama disebut orbit mikrokosmos. Orbit inilah yang yang ditempuh sewaktu anda melakukan meditasi mengembara. Dalam meditasi mengembara, pikiran digerakkan di sepanjang saluran dan dilakukan berulang-ulang dengan tidak keluar dari orbit.

Meditasi mengembara adalah bagian kecil yang penting dan bila dilakukan akan memperlancar dan memperbesar aliran Chi yang berada di dalam tubuh.

Delapan gerak tangan dan lima gerak kaki mendapat inspirasi dari konsep Delapan Trigram atau bagua (pakua) dan Konsep Lima Unsur atau wuxing (wu hsing) dalam filosofi aliran Tao. Bagua dan wuxing berkaitan erat dan princip yin-yang merupakan dasar gerakannya.

Yi Jing (I Ching), Kitab Perubahan (Book of Change) tidak hanya dalam soal keTuhanan, tetapi juga dalam berbagai bidang, seperti strategi militer, pemerintahan, dan ekonomi. Wuxing adalah Konsep Lima Unsur alam semesta, yang diwakili oleh logam, air, kayu, api, dan tanah.

Pengolahan spiritual dalam Tai Chi Chuan dan Taoisme dibagi menjadi tiga tahap: mengubah jing atau esensi menjadi Chi atau energi, mengubah energi menjadi shen atau spirit, dan mengembangkan spirit ke kehampaan besar. Dua tahap pertama diselesaikan melalui Chikung, dan tahap tertinggi melalui meditasi.

Seni paling penting dari penganut Tao Chi Kung untuk pengolahan spiritual adalah Alam Semesta Kecil dan Alam Semesta Besar. Alam Semesta Kecil disebut juga Aliran Mikrokosmis, mengedarkan energi vital ke seluruh tubuh, melalui ren atau meredien konseptual dan du atau meridian yang mengalir. Aliran energi yang konstan di sepanjang dua meridian yang mengalir. Aliran energi yang konstan di sepanjang dua meridian penting ini membawa banyak manfaat bagi kesehatan.

Dengan gerakan tertentu membuka 12 meridien utama dan 2 meridien istimewa. Chi selaras, seimbang menjadikan kesadaran fisik, mental, jiwa dan spiritual.

***

Related Articles :

Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Cakra & Kundalini
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Body Earth Healing
Aura Colors Reading Workshop
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuhan
Natural Healing with Acupuncture
Acupuncture for Slimming
Acupuncture for Beauty
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course 
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Seruling Dewata
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Gurindam Dua Belas
Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago
Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara
Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia
Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945
Dialog Dengan Orbs
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Karya Nyata Gotong Royong
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Yoga Nusantara : Body Earth Healing

Awakening the Consciousness of Movements & Breathing with

YOGA NUSANTARA : BODY EARTH HEALING

Yoga Nusantara is truly Nusantara yoga. Here, we have two collection of yoga Nusantara.

1. Body Earth Healing

The very first step level here is : BEH (Body & Earth Healing).

BEH  inspired by Bali dance movements, basic martial art and the breathing technique.

The breathing techniques used are inhale – exhale, combination of inhale-exhale-hold and locking the energy in center of body energy. Also take and give energy from the sky to the earth.

This yoga is able to do from teenager to adult people.

2. Chandra Yoga

Second level after finishing the lesson of Body Earth Healing is Chandra Yoga. Taking from the ancient manuscript of yoga in Nusantara. Where this Chandra Yoga already vanish in India and Tibet. But here, we delve and share this ancient yoga. The pose and the breathing technique. Chandra Namaskar, Chandra Kirana, etc till 16 stage of Chandra Yoga.

Benefits of Yoga Nusantara – Body Earth Healing :

  • Practicing BEH  would flow the circulation of energy within our body include opening the blocking energy of meridians points.
  • Burning fat. This is suit for practicioners who want to have slimmer body and shape the body naturally & balance.
  • The breathing technique would create the life force energy which recharges bopdy energy and conecting practicioners with the earth.
  • As a mind exercise by focusing the energy while body move from one movement to another. It’s a good routine practice for a meditative life, full of consciousness.
  • The life force energy created would help purification of environment. A strong group practice would create healing energy for the earth. Practicioners becoming the source of healthy life force energy in daily life.

Practice:

  • Breathing technique
  • Ball of energy practice
  • 1 – 10 movements

Focus the energy in your hands

*

Let the energy flow naturally with your body movement

*

Lets collect the life force energy !

*

Body Earth Healing at Kuta Beach

Yoga Nusantara (BEH) freshen up the body & energy

.facebook_803934114

Yoga Nusantara in Borobudur

.facebook_-545056826

movement of grounding energy to earth

.facebook_-1431872392

poses of Yoga Nusantara

*

TESTIMONY OF YOGA NUSANTARA – BODY EARTH HEALING WORKSHOP

  • Drg. Pool Sitompul, Mn

” Bagus. Luar biasa. Perlu rutin dilakukan “.

  • Eka W.

Sfaff Perawat RS Carolus

” Sangat bermanfaat dan menyenangkan “.

  • Dwi Z.

Staff Perawat RS Carolus

” Bagus, sangat bermanfaat. Tetap harus dilakukan terus menerus “.

  • Agus MP

Dokter Lingkungan Hidup RS Carolus

” Menarik.  Tenang jadinya.

Perlu rutin dilakukan. Ada kumpulan di sini “.

  • Florentina Setiati

” Bagus. Banyak gerakan yang membantu untuk menjadi bugar.

Dimana saya bisa ikut latihan ini? ”

  • Sr. Theresina CB

” Menarik, menyehatkan, menyegarkan pikiran dan menyejukkan jiwa.

Terima kasih. Allah SWT memberkati “.

  • Bertha

MC

” Latihan dan penyiapan materi sangat menarik “.

  • Lastri

” Cukup mengesankan. Gerakan lambat tapi membuat badan sehat. Mohon dilanjutkan. Thanks “.

  • Eva

” Good…good…good ”

  • Cece

” Suegere puooll muantabb..”

  • Dewa

” Bagus. Terutama untuk relaksasi. Sayang tidak siap dengan pakaian olahraga, gerakannya tidak bisa puas “.

  • Aniez

” OK banget. Bersemangat “.

  • Restu

” Baik dan bermanfaat “

******************************************************************

Contact : Olive 087774334118 (What’s App)

***

Artikel terkait :

Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul

yoga taman kanak-kanak

Dibuka kelas baru 2013 : Yoga Nusantara di Puri Bintar
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Cakra & Kundalini
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
Yoga Nusantara : Body Earth Healing
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuha
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Bali Classical Dance Course
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Seruling Dewata
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Gurindam Dua Belas
Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago
Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara
Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia
Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945
Dialog Dengan Orbs
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Karya Nyata Gotong Royong
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Yoga Anak pada Namaste Festival 2012

Shangkala Team in Wellbeing Sanctuary at Namaste Festival 2012

Namaste Night Celebration, guided by Shangkala 24 November 2012

Workshops Cosnciousness Microcosm Energy by Shangkala-Desie-Hendra in Namaste Festival 2012

Bedah Buku: Sang Pembawa Cahaya (Bringers of the Dawn) Pengajaran dari Pleiadian – Barbara Marciniack oleh Shangkala

Fullmoon Meditation, June 2012, Jakarta

Tranquility Weekends Workshop with Sang Kala Tenang Putri

Yoga Nusantara : Body Earth Healing

‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation of Micro-Macrocosm’ Workshop

Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali.

Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh

Awareness is Key to Evoke Healing Light

Material Workshop/Retreat of  CONSCIOUSNESS MEDITATION

by Sang Kala Tenang Putri

Ten years ago I met a man who was a member of a teaching to find out how to get enlightenment. My understanding of enlightenment was minimal and limited, but curiosity led me to participate in a session with 16 participants, including me.

Shortly, after experiencing method of enlightenment which was given that time, then a question after question appeared in which I admitted that there are denials in my mind about the experience.

But as the time goes by, I kept training myself by using that method and tried to accept it as a new experience in my life. I had an open discussions with friends who had already been enlightened to increase my limited knowledge.

Over the years I followed diligently the spiritual discussions in various places and I was mere a listener and an observer. But deep inside me, my feeling is stirred about the truth of this enlightenment experience.

The question then arised; whether this was the right path and did not conflict with my religious beliefs, Or did I actually just go along with it? Why was there a denial in my mind about what I experienced in this enlightenment?

Finally I took the decision to not remain silent, I began to travel to ‘seek’ spiritual knowledge that I need to answer all of reality in my personal life that had been filled with turmoil and made me stress. I was in despair, and even tended to torture myself with a variety of challenging activities.

So now I present in this room to share the experiences in my travels, it could be useful not only for me but also for my daily life with the others. My obligation is to provide knowledge that I have received from life and for life itself.

Let us imagine if someone asked us, have you become enlightened? I will say what need of enlightenment? If you’ve been enlightened do I have to follow what you are saying?
Why we should ask whether we’ve become enlightened or have not become enlightened?. What is the significance of enlightenment for me? In the end, I myself who will decide what is important and what I need for my current life, that I do not need enlightenment that I need is AWARENESS. This is a bit of the story of my experiences.
* WAKE UP, STAND UP AND BE AWARE

Can we imagine how comfortable and glad our felings will be, if we no longer experience disappointment, not affected by the insult, do not feel ourselves a victim, never feel that we are poor people, never feel that we are suffering the most, do not feel that we are right one.
We would argue that human beings are not perfect, then it is very natural to experience feelings like this in life. Then, why do we complain that we are suffering if we think suffer is natural? Even suicide is considered normal if only because the current economic difficulties. Everything is often considered fair so that we lose the qualities of human nature as a human.
The fact is that we will be face the reality of life in our daily life but it’s not the problem.
Problems will arise if we are conditioned by the circumstances and realities. We are trapped by the illusions and dreams about ourselves and also others who are related to us.
‘Wake up’! such as sleeping and dreaming people, but we could be asleep again. Then we will do the same mistake we did yesterday. So how do we get out of the trap if we want to continue to fall asleep and dreaming?

My life experience is full of twists and turns, every problem that I discussed with some friends did not help me to get out of that illusion trap. They told me what I ‘should’ do. Finally I depended on them and were unable to solve my own problem.
One time I experienced an event which change all of my personal life. It was because I have to deal with the reality, and when it happened, no one can assist and help except myself. While I was at a desperate point and no longer wish to continue this life, I felt a pressing force in myself to ‘WAKE UP AND STAND UP’.

These are AWARENESS and Enlightment according to my experience. Start to step with a different point of view and slowly pick and choose what ‘should’ be done on the basis of our own  attitude and not because of the others’ attitude.

Whatever happens is the risk that we have to face without remorse because it is a choice that comes from yourself. Learning to become a responsible person is not easy, but it does not mean I can not. Indeed the facts and circumstances give us a way on ‘how’ to create solutions and experience that we are the source of cause and effect in this life.

“Truly, man is the source of solutions and also the source of the problem” We decide, whether we take the role as a man who is the source of a solution or a source of problems for the life we live? ‘Wake up’ is not enough, we must rise up and change the dream into reality and appreciate the reality as the trajectory of events that make us develop and grow in addressing life.

Changing perspectives on how to examine yourself and realize what we do, realize what we say, aware of what we feel, knowing what we want, realize the behavior that we express. Aware, aware and aware of all the things that happen!

Wake up and rise up so that we can understand that life is not a nightmare that we experience when we ‘sleep’ is the way to develop AWARENESS toward Enlightment.

AWARENESS will bring us to generate Light Healing lies within us. Being aware that the mind, body and soul is a unity that can not be separated.

AWARENESS is a statement to ourselves about our ‘existence’. How do we ‘appreciate’ the existence of ourselves or how we ‘view’ the existence of ourselves, how we ‘express’ ourselves is a picture of who we are to others.

Assessing attitudes and sometimes tend to judge will not merely come without a cause. We reacted to the assessment and judgments of others is also only a result if we realize the source of the cause.

Cause and effect is a law of life that we forget. “Man is the source of all cause and effect.” It appears that self-observation will be able to help us learn to know about the source of this cause and effect.

Like the people who paint and give color and character in the painting, that’s the life which we live. Meaning, beauty and strength of the character in a painting is the work of the painter. The soul, the mind and the feeling of the artist is reflected through his paintings.
“Painting of us which we express through feelings, words, thoughts and actions that we live in our life is the value of who we are”
* KNOW YOURSELF, KNOW AND MAINTAIN YOURSELF

Know Yourself, Know and Keep Yourself, is a concept that I realize as a method or way to wake up, rise and aware in dealing with the facts and the reality of life. Knowing Yourself is connected to the consciousness of the soul, Knowing Yourself is connected with the consciousness of the thought and maintaining Yourself is connected to the physical body consciousness.

Many things we have learned from the various seminars and workshops for the same purpose which looks for answers for ‘who I am’ in the true sense.

Am I what my name is, whether I am my profession, if I were my thoughts, or if I were my problems, if I were my beliefs? Then ‘WHO AM I’? This question will not come just like that, it takes honesty, openness of our own to answer it. Seminars or workshops, books about explaining about consciousness will not be fully able to help us to answer the question of ‘who I am’.

Speaker, author of the book only as a medium to convey his experience. Listening to the seminar and following the workshop or reading books does not mean we agree or not agree to live it the same way, this is because everybody’s life experience is different.
It’s not easy for us to accept new ideas and ideas which are not part of what we believe. Our reaction can be denying or offended emotionally because of other people’s opinions.
We’ve hypnotized oursleves with custom-habit that has been programmed and identify ourselves with anything that is not our true self.

Our first reaction when we hear something new is fear. We actually will not be afraid of something we do not know, but what we fear is to lose what we already believe.
We would have difficulty to talk to someone who believes that he knows best, and most correct, but it is easier when we talk to someone who would openness, shows selfish attitude, but knowing that he did not know better and more correct than others.
Trying to listen means we took a step to ‘Wake up’, try to understand that there are many obstacles in us to take the second step which leads to ‘Revive’. Trying to understand that what we need is to learn what we do not know, this is the attitude that determines our progress towards ‘awareness’. How far we are ready to think about things we haven’t known?

* TRAINING SESSION of ‘KNOW YOURSELF’

Being an ‘observer’ to ‘observe’ yourself! this is a step to practice the method of knowing yourself which is connected to our souls. I would explain this simple and practical method with thoughts using common sense and the basic is experiencing ourelves.

. . . . . . . . for deeper session & method of ‘Know Yourself’, just join on the workshop . . . . . . . . . :

* Yin Yoga & Consciosness Meditation 19-20 Februaru 2011 @ the STONES, Kuta, Bali

* Tantra Kriya Yoga & Energy Transformation of Micro – Macrocosm 30 April & 1 May 2011 @ the STONES, Kuta, Bali

* Holistic Healing Workshop 24 March 2012 @ Gripa Studio, Jakarta

***

More info about Yoga – Holistaic Healing, contact

Email & Facebook : artshangkala@gmail.com

Twitter : ArtShangkala

***

Related Articles :

Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Cakra & Kundalini
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Body Earth Healing
Aura Colors Reading Workshop
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuhan
Natural Healing with Acupuncture
Acupuncture for Slimming
Acupuncture for Beauty
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course 
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Seruling Dewata
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Gurindam Dua Belas
Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago
Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara
Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia
Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945
Dialog Dengan Orbs
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Karya Nyata Gotong Royong
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Kesadaran Adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan

Materi Workshop/Retreat : MEDITASI KESADARAN

oleh Sang Kala Tenang Putri

Sepuluh tahun yang lalu saya bertemu dengan seseorang yang memberi suatu pengajaran untuk mengetahui cara mendapatkan pencerahan. Pengertian saya tentang pencerahan sangatlah minim dan terbatas, namun rasa ingin tahu membawa saya untuk ikut serta di sesi yang saat itu ada 16 orang peserta termasuk saya.

Singkatnya, setelah saya mengalami metode pencerahan yang diberikan saat itu maka muncullah pertanyaan demi pertanyaan yang saya akui bahwa sesungguhnya terjadi penyangkalan dalam pikiran saya tentang pengalaman tersebut.

Namun seiring waktu yang berjalan saya tetap melatih diri dengan menggunakan metode pencerahan itu dan berusaha untuk menerimanya sebagai pengalaman baru dalam hidup saya. Diskusi terbuka dengan teman-teman yang sudah lebih dulu mengalami pencerahan dilakukan untuk menambah pengetahuan saya yang masih terbatas.

Selama satu tahun saya rajin mengikuti diskusi-diskusi rohani di berbagai tempat dan hanya menjadi pendengar dan mengamati saja. Ada perasaan berkecamuk dalam diri saya tentang kebenaran dari pengalaman pencerahan ini.

Petanyaan lalu muncul: apakah ini merupakan jalan yang benar dan tidak bertentangan dengan keyakinan agama saya? Atau saya sebenarnya hanya ikut-ikutan saja? Mengapa ada penyangkalan dalam pikiran saya mengenai apa yang saya alami tentang pencerahan ini?

Akhirnya saya mengambil keputusan untuk tidak berdiam diri, mulailah saya melakukan perjalanan untuk ‘mencari’ pengetahuan spiritual yang sangat saya butuhkan untuk menjawab semua realitas dalam hidup saya pribadi yang selama ini penuh dengan gejolak yang membuat saya stress. putus asa, bahkan cenderung menyiksa diri sendiri dengan berbagai kegiatan yang penuh dengan tantangan.

Maka sekarang saya hadir di ruangan ini untuk berbagi pengalaman dalam perjalanan saya, mungkin saja bisa ada manfaatnya bukan hanya untuk saya, tapi juga bagi kehidupan sehari-hari yang saya jalani bersama yang lain. Kewajiban saya adalah untuk memberi pengetahuan yang sudah saya terima dari kehidupan dan untuk kehidupan itu sendiri.

Coba  kita bayangkan jika ada seseorang yang bertanya kepada kita: Apakah anda sudah mengalami pencerahan? Saya akan menjawab: apa perlunya pencerahan? Apabila anda sudah mengalami pencerahan apakah saya harus mengikuti apa yang anda katakan?

Mengapa harus dipersoalkan bahwa kita sudah mengalami pencerahan atau belum mengalami pencerahan? Apa pentingnya pencerahan untuk saya? Pada akhirnya diri saya sendiri yang akan memutuskan apa yang penting dan apa yang saya butuhkan untuk hidup saya saat ini; bahwa saya tidak membutuhkan pencerahan, yang saya butuhkan adalah KESADARAN. Inilah sekelumit cerita dari pengalaman saya.

*BANGUN, BANGKIT DAN SADAR

Dapatkah kita membayangkan betapa nyaman dan leganya hati, jika kita tidak lagi mengalami kekecewaan. Tidak terpengaruh dengan hinaan, tidak merasa diri adalah korban, tidak pernah merasa bahwa kita adalah orang yang tidak mampu, tidak pernah merasa bahwa kita paling menderita, tidak merasa diri adalah yang paling benar.

Kita akan beralasan bahwa sebagai manusia tidaklah sempurna maka sangat wajar mengalami perasaan seperti ini dalam kehidupan. Lalu mengapa kita mengeluh apabila sudah menganggap wajar jika diri ini merasa menderita? Bahkan cara bunuh diri seakan dianggap wajar hanya karena kesulitan ekonomi saat ini. Segala hal seringkali dianggap suatu ke wajaran sehingga kita kehilangan sifat-sifat alamiah sebagai manusia yang manusiawi.

Kenyataannya bahwa dalam aktifitas sehari-hari kita akan berhadapan dengan realitas hidup namun bukan itu permasalahannya.

Masalah akan muncul  jika kita terkondisi oleh keadaan dan kenyataan. Kita terperangkap oleh illusi dan mimpi mengenai diri kita dan juga orang lain yang berhubungan dengan kita.

‘Bangun’! seperti  layaknya orang tidur lalu bermimpi, tetapi bisa saja kita akan tertidur kembali. Lalu kita akan melakukan kekeliruan yang sama dengan hari kemarin. Lalu bagaimana kita bisa keluar dari perangkap jika kita ingin meneruskan untuk tertidur dan bermimpi?

Pengalaman hidup yang saya jalani memang penuh dengan liku-liku, setiap masalah yang saya diskusikan dengan beberapa teman tidak membuat saya bisa keluar dari perangkap illusi itu. Mereka mengarahkan apa yang ‘harus’ saya lakukan. Akhirnya saya merasa menggantungkan diri saya pada mereka dan tidak mampu untuk menyelesaikan masalah saya sendiri.

Suatu saat saya mengalami peristiwa yang membuat semua kehidupan pribadi saya berubah. Perubahan ini disebabkan karena saya harus berhadapan dengan kenyataan dan saat peristiwa itu terjadi tidak ada satupun orang yang dapat membantu dan menolong kecuali diri saya sendiri.  Disaat saya berada dititik putus asa dan tidak ingin lagi meneruskan hidup ini maka disaat yang sama saya merasakan ada suatu kekuatan yang mendesak pada diri saya sendiri untuk ‘BANGUN DAN BANGKIT’.

Inilah PENYADARAN dan sekaligus PENCERAHAN menurut pengalaman saya. Mulai melangkah dengan sudut pandang yang berbeda dan perlahan memilah dan memilih apa yang ‘harus’ dilakukan atas dasar sikap dari diri sendiri dan bukan lagi ‘harus’ melakukan sesuatu karena sikap orang lain.

Apapun yang terjadi adalah resiko yang harus kita hadapi tanpa penyesalan karena itu adalah pilihan yang datang dari diri sendiri. Belajar menjadi diri yang memiliki tanggung jawab memang tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa. Sesungguhnya kenyataan dan keadaan memberi kita ‘cara’ untuk menciptakan solusi dan mengalami bahwa diri kita adalah sumber dari sebab dan akibat dalam kehidupan ini.

“ Sesungguhnya manusia adalah sumber solusi dan sekaligus juga sumber masalah”

Kita yang memutuskan, apakah akan mengambil peran sebagai orang yang merupakan sumber solusi atau sumber masalah bagi kehidupan yang kita jalani?‘Bangun’ saja ternyata tidak cukup, kita harus bangkit dan mengganti mimpi menjadi kenyataan dan menghargai realitas sebagai lintasan peristiwa yang membuat kita berkembang dan tumbuh dalam menyikapi kehidupan.

Merubah sudut pandang tentang cara mengamati diri sendiri dan menyadari apa yang kita lakukan, menyadari apa yang kita katakan, menyadari apa yang kita rasakan, menyadari  apa yang kita inginkan, menyadari  tingkah laku yang kita ekpresikan. Menyadari,  menyadari dan menyadari semua hal yang terjadi.

Bangun lalu bangkit agar kita dapat memahami bahwa hidup bukanlah suatu mimpi buruk seperti yang kita alami saat kita ‘tertidur’ adalah jalan untuk mengembangkan KESADARAN menuju PENCERAHAN.

KESADARAN akan membawa kita untuk membangkitkan Cahaya Penyembuhan yang ada didalam diri kita sendiri.Kesadaran akan adanya pikiran, akan adanya tubuh dan jiwa yang merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

KESADARAN adalah pernyataan pada diri kita sendiri tentang keber’ADA’an kita. Bagaimana cara kita ‘menghargai’ keberadaan diri kita atau cara kita ‘memandang’ keberadaan diri kita, bagaimana cara kita ‘mengekpresikan’ diri kita adalah gambaran tentang siapa diri kita bagi orang lain.

Sikap menilai dan kadang cenderung menghakimi tidak akan datang begitu saja seolah-olah tanpa sebab. Kita bereaksi atas penilaian dan penghakiman dari orang lain ini juga hanya akibat jika kita menyadari sumber sebabnya.

Sebab dan akibat adalah merupakan hukum kehidupan yang kita lupakan. “manusia adalah sumber dari segala sebab dan akibat”. Nampaknya pengamatan diri akan dapat membantu kita belajar mengetahui  tentang sumber sebab dan akibat ini.

Seperti orang yang melukis dan memberi warna serta karakter sebuah pada lukisan maka seperti itu juga kahidupan yang kita jalani. Makna dan keindahan juga kekuatan karakter pada sebuah lukisan adalah karya dari sang pelukis itu sendiri. Jiwa, pikiran juga perasaan sang pelukis tercermin melalui lukisannya.

“ Lukisan diri kita yang diekperesikan melalui perasaan, perkataan, pikiran dan tindakan yang kita jalani dalam mengisi kehidupan adalah nilai tentang siapa diri kita”

*KENAL DIRI, TAHU DIRI DAN JAGA DIRI

Kenal Diri, Tahu Diri dan Jaga Diri, adalah suatu konsep yang saya wujudkan menjadi metode atau cara untuk  Bangun lalu Bangkit dan sadar menghadapi kenyataan dan realitas kehidupan. Kenal Diri terhubung dengan kesadaran jiwa, Tahu Diri terhubung dengan kesadaran pikiran dan Jaga Diri terhubung dengan kesadaran badan fisik.

Banyak hal yang sudah kita pelajari dari berbagai seminar dan work shop untuk tujuan yang sama yaitu mencari jawaban tentang ‘siapakah saya’ dalam arti yang sesungguhnya.

Apakah saya adalah nama saya, apakah saya adalah profesi saya, apakah saya adalah pikiran-pikiran saya, atau apakah saya adalah masalah-masalah saya, apakah saya adalah keyakinan saya? Lalu ‘SIAPA SAYA’ ?

Pertanyaan ini tidak akan datang begitu saja, dibutuhkan kejujuran, keterbukaan dari diri kita sendiri untuk menjawabnya. Seminar atau work shop, buku-buku yang mengupas tentang hal kesadaran tidak akan sepenuhnya bisa membantu kita untuk menjawab pertanyaan tentang ‘siapa saya’.

Pembicara, penulis buku hanya sebagai media untuk menyampaikan pengalamannya. Mendengarkan seminar dan mengikuti work shop atau membaca buku-buku bukan berarti kita setuju atau tidak setuju untuk menjalaninya dengan cara yang sama, hal ini disebabkan karena pengalaman hidup masing-masing diri berbeda.

Tidak mudah bagi kita untuk menerima sesuatu gagasan dan ide yang baru yang bukan merupakan bagian dari apa yang kita yakini. Reaksi kita adalah bisa menyangkal atau bisa saja tersinggung secara emosinal karena pendapat orang lain.

Kita sudah menghipnotis diri sendiri dengan kebiasaan-kebiasan yang sudah terprogram dan mengidentifikasikan diri kita dengan segala sesuatu yang bukan diri kita yang sesungguhnya.

Reaksi pertama pada diri kita jika mendengar sesuatu yang baru adalah ketakutan. Kita sebenarnya tidak akan takut pada sesuatu yang tidak ketahui, namun yang kita takuti adalah kehilangan apa yang sudah kita yakini.

Kita akan sulit bicara dengan seseorang yang meyakini bahwa dirinya paling tahu, dan paling benar, namun lebih mudah bila kita bicara dengan sesorang yang mau terbuka menunjukkan sikap mementingkan dirinya sendiri namun mengetahui bahwa dirinya tidak lebih tahu dan lebih benar dari orang lain.

Mencoba untuk mendengarkan berarti kita maju selangkah untuk ‘Bangun’,  mencoba untuk mengerti bahwa ada banyak hambatan didalam diri kita untuk melakukan langkah kedua yaitu menuju kepada ‘Bangkit’. Mencoba untuk memahami bahwa yang kita perlukan adalah mempelajari apa yang belum kita ketahui, ini adalah sikap yang menentukan kita maju menuju ‘penyadaran’.

Sejauh mana kita siap untuk memikirkan sesuatu yang belum kita ketahui ?

*SESI PELATIHAN ‘KENAL DIRI’

Menjadi ‘pengamat’ untuk ‘mengamati’ diri sendiri ! ini langkah awal untuk mempraktekkan metode kenal diri yang berhubungan dengan jiwa kita.

Saya akan menyampaikan metode yang sangat sederhana dan praktis dengan pemikiran yang menggunakan akal sehat dan dasarnya adalah mengalami bersama diri sendiri.

. . . . . . . . Selengkapnya metode & praktek ada dalam workshop . . . . . . . . . . :

* Yin Yoga & Consciosness Meditation 19-20 Februaru 2011 @ the STONES, Kuta, Bali

* Tantra Kriya Yoga & Energy Transformation of Micro – Macrocosm 30 April & 1 May 2011 @ the STONES, Kuta, Bali

***

Related Articles :

Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Cakra & Kundalini
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Body Earth Healing
Aura Colors Reading Workshop
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuhan
Natural Healing with Acupuncture
Acupuncture for Slimming
Acupuncture for Beauty
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course 
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Seruling Dewata
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Gurindam Dua Belas
Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago
Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara
Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia
Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945
Dialog Dengan Orbs
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Karya Nyata Gotong Royong
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Cakra & Kundalini

Materi Workshop / Retreat :

CHAKRA COLORS READING & CHAKRA HEALING

dapatkan gambar lebih jelas & besar di sini

Cakra merupakan roda-roda bioenergi pada manusia. Roda-roda ini menjadi pintu masuknya energi positif dan pintu keluarnya energi negative pada diri. Ada 7 cakra utama dari bawah dasar mengarah ke atas hingga mahkota/kepala. Serta ada dua cakra pendamping yaitu pada tangan. Bisa dibayangkan apabila terjadi sumbatan pada cakra maka energi positif tak dapat masuk sedang energi negative tak dapat keluar. Hal inilah yang menyebabkan penyakit-penyakit fisik, mental maupun jiwa hadir pada manusia.

Photo Aura

Sekarang sangat mudah ditemukan Photo Aura. Dengan photo aura, kita dapat melihat apa warna aura yang terpancar. Aura merupakan pancaran yang keluar dari cakra-cakra yang aktif pada diri kita. Tiap-tiap orang memiliki foto aura yang berbeda-beda. Karena memang potensi masing-masing dan keahlian tiap orang berbeda, maka cakra-cakra yang aktif juga berbeda.

photo aura

Misalnya :

  • Seorang dokter yang dengan dedikasi dan ketulusan jiwa dalam tugasnya menolong dan mengobati pasien, biasanya didominasi warna aura hijau atau pink. Ini berarti, cakra yang aktif adalah cakra jantung (Anahata Cakra).
  • Seorang pemikir (pemimpin perusahaan, pencipta ide, orang-orang yang secara aktif menggunakan pikiran terang mereka untuk mencipta), biasanya aura yang keluar adalah keunguan. Ini berarti cakra yang aktif adalah cakra mahkota.
  • Seorang pengusaha yang ulet dan giat dengan bisnisnya. Memiliki aura kuning yang mendominasi. Ini berarti cakra yang aktif adalah cakra perut (Manipura cakra). Cakra ini adalah cakra sumber energi dan juga sumber materi.

Kundalini & Manusia Luhung

Kundalini merupakan ekspresi dari potensi spiritual manusia sebagai mahluk psikis individu. Walau tidak memiliki eksistensi fisik sesungguhnya, kundalini masih terkait dengan letak fisik dalam tubuh. Dalam tubuh, kundalini terletak pada dasar tulang belakang. Ia tetap terbaring disana dalam keadaan tidur (ular yang melingkar), sampai ia terbangkitkan. Kundalini bangkit dari cakra dasar, terus ke cakra-cakra di atasnya hingga cakra mahkota. Karena itu bimbingan Guru sangat diperlukan dalam hal ini, karena efek bangkitnya kundalini yang tak terdeteksi atau tak terkontrol akan sangat membahayakan secara fisik, mental dan jiwa.

dapatkan gambar lebih besar di sini

Jadi tidak semua orang cakra-cakra tubuhnya terbangkitkan dan aktif. Kebanyakan hanya sebagian saja. Manusia yang seluruh cakranya bangkit dan aktif adalah manusia yang sudah mengolah dirinya secara lahir batin dalam hidupnya. Proses yang sangat sulit dijalankan bila bukan manusia sejati, manusia (luhung) luhur & unggul. Ada penderitaan hidup, sakit secara fisik berulang kali (dari aktifnya cakra-cakra dalam proses kundalini), godaan-godaan besar, dan halangan cukup besar dalam hidup. Mereka manusia-manusia ini memiliki visi dan misi hidup yang dalam dan luas, seperti untuk bangsa, dunia bahkan semesta alam.

Tabel berikut merupakan ringkasan cakra-cakra dalam tubuh kita dan fungsi-fungsinya:

tabel cakra jelas & detail di sini

* * *

Untuk  Workshop / Retreat Aura Colors Reading, Chakra Healing &  Crystals-Gems Healing  hubungi :

E-mail : artshangkala@gmail.com

Fb : art shangkala

Twitter : ArtShangkala

***

Artikel terkait :

Bali Classical Dance Course
Reiki di Pulau Dewata Bali
Yoga Class
Pengertian Yoga
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Cakra & Kundalini
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Body Earth Healing
Aura Colors Reading Workshop
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuhan
Natural Healing with Acupuncture
Acupuncture for Slimming
Acupuncture for Beauty
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Seruling Dewata
Surya Candra Bhuana
Nerang
Rain Stopper
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Pengalaman Pelatih Silat Lokal di Kancah Global
Momen Pelatihan & Kejuaraan Timnas Indonesia
Seniman Pelukis Tokoh-Tokoh Besar Dunia
Junko Children Painting Course
Int’l Performance of I Putu Silaniama
Badung Market, Bali
Pasar Badung, Bali
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Orbs & Light Beings in Ancient Tribe, Java-Indonesia
Conversation With the Orbs
Serat Jayabaya (Jawa)
Ramalan Jayabaya (Indonesia)
Jayabaya Prophecy (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Poetry :
Violin
Child
Fly
Wake Up
Kala – Waktu
Aku – Dia
Beri Aku Penerang
Sentuhan Kalbu
Sang Waktu
Harapan Selamat
Tak Tercela
Cinta
Dulu