Archive for December, 2019

Recovery dari Cikungunya

Memang ga bisa dihindari apabila kita tinggal di Indonesia, dimana bermukim nyamuk-nyamuk kiyut namun membawa bibit penyakit seperti malaria dan Cikungunya. Dulu sewaktu SD, saya ikut orangtua (keluarga) tinggal di Sumba, karena tugas ayah pindah di sini. Beberapa tahun tinggal di pulau eksotis, memang menyenangkan untuk anak-anak seperti saya. Namun kami berempat juga sempat mencicipi yang namanya penyakit malaria. Sampai beberapa kali malah.

Kalau saya bisa gambarkan lagi, bagaimana rasanya dulu kena ini, huiiih…ga enak banget. Tubuh demam, panas tinggi. Kalau anak kecil bisa halu. Iya, ini pasti. Apa yang mereka lihat, diterjemahkan beda dengan otak. Sehingga bicaranya sesuai otak yang sedang eror. Dulu kami ga satupun di rawat di RS. Mungkin karena dokter disana sudah terbiasa punya pasien malaria. Kami diberi obat yang super pahit. Katanya pil kina. Juga vitamin.

Sekian puluh tahun tibalah awal Desember 2019 kemarin. Mendadak tubuh saya demam dan rasanya hampir mirip malaria #tetiba ingat sakit saat kecil. Bedanya adalah….telapak tangan, telinga dan telapak kaki ga dingin. Kalau malaria dingin. Dan badan seluruhnya nyeri alias pegal berat. Ternyataaaaa CIKUNGUNYA. Nyamuk katanya yang bawa, Aedes Aegepti, nyamuk jenis sama yang bawa malaria juga.

Seluruh badan pegal, nyeri sampai ke tulang2 pada jemari tangan dan kaki. Ini ga enak banget. Saya sempat dikerok in oleh tante saya, semua merah. Punggung, tangan kanan, tangan kiri. Kaki digosok in minyak hangat aja. Berkurang panas tubuh sih setelah dikerokin.

Kerokan karena nyeri seluruh tubuh

Saran dari saya, dan ini penting butuh banget :

1. Periksa ke dokter, ikuti tes nya. Bila dokter menyatakan Cikungunya, rawat inap alias menginap lah beberapa hari di RS.

2. Istirahat banyak & ikuti kata dokter Perawatan di RS di hari pertama sampai ketiga ini yang paling penting. Karena tekanan darah saat itu bisa sangat drop. Sementara asupan makan ga bisa banyak. Maka dengan infus makanan cair atau cairan penting untuk tubuh, ini menunjang fisik bertahan saat demam dan tekanan darah ga terlalu drop. Ohya, karena tekanan darah drop, bisa loh, mendadak black out beberapa saat.

Kalau di RS kan tenang, ga ribet in orang rumah. Bahaya kalau di rumah. Pernah dengar kan, kalau ada orang sakit dengan tekanan darahnya drop, malah lewat alias meninggal. Ini yang perlu diwaspadai, makanya mendingan di RS.

Note :

Kalau teman2 ingin punya fasilitas asuransi kesehatan Rawat Inap yang kece, bisa hubungi saya. Sebagai partner Allianz sekarang punya rawat inap kece HSCP X namanya. OK, bedanya apa…nanti saya jelasin di bawah yaaa…

Pasca rawat inap, alias sudah pulang rumah, apa aja yang saya rasakan #nasibkenaCikungunya :

* Rasa haus banget
* Masih demam, dikit.
* Masih ngilu2 nyeri walau jauh berkurang
* Masih tersisa pusing
* Mulut masih pahit
* Ga kuat kena kipas angin (langsung pusing atau gemetar)

   Madu Baduy

Nah, apa yang saya lakukan selain minum obat dan vitamin dari dokter?

1. Banyak minum air putih untuk buang panas tubuh dan mengganti dengan cairan baru. Jadi kalau sering pipis, ini bagusss.

2. Untuk meningkatkan kadar darah, biasanya tensi jeblok (turun drastis) saya konsumsi madu. Jadi air putih saya campuran madu. Kebetulan keluarga kami berjualan madu Baduy. Ya sudah, madu ini aja yang saya konsumsi.

3. Tetap makan, walau ga bisa jumlah biasanya.

4. Akupunktur

Nah….fasilitas Akupunktur ini ada di Allianz HSCPX . Jadi perawatan akupunkturnya masih dalam satu rangkaian penyakit saat rawat inap kan? Alias masih penyakit yang sama, maka dibayar deh terapi Akupunktur nya oleh Allianz. Keren kan. Saya manfaatkan Akupunktur ini setiap hari selama 5 hari berturut-turut. Ini yang bikin nyeri pada tangan, badan, kaki berangsur hilang. Pusing pun hilang. Nafsu makan membaik.

Terapi akupunktur untuk cikungunya

Saya bersyukur kondisi sekarang sudah jauh lebih baik. Untuk Cikungunya, ga bisa Magic ya guys…sembuhnya berangsur2banget. Malah saya ada yang dua bulan baru sembuh. Puji syukur, saya 10 hari. Sekarang makan sudah normal, hanya sedikit pahit masih tersisa. Vitalitas sudah 90%.

So…jaga diri itu harus…

Tapi memang ga ada yang kebal yah…nyamuk di luaran bisa bikin kita sakit jugak…

Saat inilah kita ga bisa apa2 kecuali bergantung pada apa yang kita punya : Fasilitas asuransi rawat inap dan pasca rawat inap yang the best saat ini Allianz HSCP X dan support keluarga tercinta kita untuk cepatnya recovery 🙂

OK, gitu sharing saya…Jaga kesehatan…

Agar jadi informasi yang berguna…

Happy Holiday!!

 

Desie. A. Sari

(Praktisi Yoga, Akupunktur & Partner Financial Security Network di Gemah Ripah Indonesia).