Wejangan Leluhur Nusantara 02, Channeling November 2012

Oleh SKTP
image

Para Leluhur dari alam tertinggi sedang menatap dari kejauhan ke planet Bumi. “Kami akan mengakses informasi dan mendapatkan informasi dari Bumi”. Lalu para leluhur mulai mewujudkan frekwensi dan vibrasi energi Cinta kasih sayang. Mereka meminta ijin dulu pada manusia-manusia di Bumi. Manusia-manusia yang berkesadaran akan mengetahui dan merasakan getaran vibrasi itu. Lalu mereka segera menyiapkan diri untuk menerima informasi dan memberi informasi.

Manusia yang berkesadaran akhirnya mengadakan pertemuan dengan frekuensi Cinta dari alam kosmik itu. Dan energi alam kosmik yang dibawa oleh para leluhur itu memasuki ruang dan waktu dengan ijin manusia yang berkesadaran, melui tubuh, indera-indera, mata dan bagian lainnya dari manusia untuk mengakses informasi di Bumi.

Setelah kehadiran mereka disadari oleh manusia berkesadaran, maka mulailah mereka bekerja membuka data yang mereka bawa dari alam kosmik. Dan membaca data yang ada di dalam alam mikro yaitu tubuh manusia.

Data dari alam kosmik akan ditinggalkan dalam tubuh manusia berkesadaran. Data dari manusia berkesadaran  akan di save dan di bawa ke kosmik.

Hubungan seperti ini sebenarnya terjadi setiap saat. Dan keberhasilan manusia berkesadaran untuk bisa mengakses data dan mendownload data dari alam kosmik tersebut hanya berhasil jika berdasarkan dengan frekuensi Cinta kasih sayang tanpa syarat.

Karena frekuensi para leluhur yang datang adalah para mahluk Cahaya yang Mulia yang sudah berevolusi dalam kehidupan terdahulu sangat tinggi dan sangat, sangat penuh dengan cinta kasih sayang yang dalam untuk Bumi.

Dengan frekuensi Cinta Kasih maka kita dapat membuka data kosmik yang dinamakan Akasik Record. *kitab kehidupan alam semesta.

Cahaya kosmic merupakan kumpulan dari Cahaya kesadaran mahluk-mahluk mulia, saat ini memancarkan frekuensi dengan vibrasi yang sangat intens. Karena mereka mengetahui bahwa Bumi sedang mengalami  perubahan proses evolusi yang makin meningkat.

Bumi mengalami evolusi karena Bumi adalah mahluk CiptaanNya. Sama seperti manusia dan mahluk hidup lainnya. Namun manusia berpikir sebatas pikirannya yang mengira-ngira tentang Bumi. Manusia berkesadaran akan melihat Bumi seperti dirinya dan rumahnya yang dia bangun dan dia rawat dengan baik. Karena dia sadar bahwa “di Bumi ini dia di lahirkan, di Bumi ini dia Mati, di Bumi ini dia akan dibangkitkan kembali”.

Saat ini sangat sulit manusia memahami bahwa mereka hidup berkali-kali sebagai manusia. Karena mereka lebih mementingkan identitas-identitas lain selain dirinya di Bumi ini.

Jika di antara kita belum dapat merasakan kehadirannya maka berkatalah dalam bhatin masing-masing bahwa: “Saya bersedia menyediakan tempat dan meniatkan untuk menerima energi kosmik bagi perkembangan kesadaranku dan bimbing aku agar aku dapat berevolusi ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi”. Data dari alam kosmik akan ditinggalkan dalam tubuh manusia berkesadaran.

Data dari manusia berkesadaran akan di save dan di bawa ke alam kosmik. Jika kita belum siap untk menerimanya katakan : “Aku bukan bagian dari perubahan ini, dan aku menutup pintu bagi energi kosmik krn aku percaya akan ada jalan lain untuk aku”. Apapun yang akan kita tolak, kita tidak percaya atau kita ragu-ragu, tetap semuanya ada di dalam satu kesadaran inti di kosmik ini. Cahaya diatas Cahaya adalah sumber segalanya, yang Maha Kuasa, yang Maha Mengatur semua perubahan ini. Mau atau tidak mau, terpaksa atau tidak terpaksa kita akan tunduk kepada Penguasa aHukum Yang Tertinggi Penguasa Alam Semesta dan semua isinya.

Berlatihlah terus menciptakan aliran energi spiral pada cakra ajna. Dan selalu tersenyum pada dirimu dan setiap hal, agar kamu merasakan kebebasan dan nyaman bersama tubuh saat ini. Tubuh akan menyatu dengan jiwa dan jiwa akan menlindungi tubuh dengan Cahaya Rohaninya yang terhubung setiap saat dengan Cahaya kosmik. Cahaya kosmik akan membawa dan menyatukan semua itu dalam matrik-matrik Cahaya.

Manusia berkesadaran akan bekerja setiap saat di alam Cahaya dengan matrik Cahaya. Dan matrik Cahaya itu adalah ikatan bhatin yang dipenuhi dengan Cinta kasih, rahman rahim pada sesama mahkluk, umat manusia dan Bumi yang merupakan bagian dari Alam semesta ini.

Berabad- abad yang lalu butuh pelatihan yang luar biasa membuat matriks Cahaya ini. Tapi sekarang kita sedang banjir Cahaya yang mengalir terus menerus. Semakin banyak Cahaya yang masuk kedalam tubuh, semakin kamu merasakan kesatuan itu, dan tubuh fisik yang semakin kuat dan kesadaran tubuh fisik kita terbangkitkan agar kita tdk goyah dengan apapun yang terjadi saat evolusi bumi semakin mendekati puncaknya.

Tubuh fisik adalah kendaraan yang harus kita persiapkan untuk bersama-sama tubuh Cahaya merengkuh rasa Cinta dan rasa damai sejahtera menyambut perubahan ini.

({})

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: