Ketulusan Mencintai Orang Lain Berawal dari Ketulusan Mencinta Diri Sendiri (dari Workshop Tantra Kriya Yoga & Transformasi Energi Dengan Tubuh Mikrokosmos-Makrokosmos)

 Sumber : Tabloid Bali Aga, Mei 2011

Workshop Kriya Tantra Yoga & Transformasi Energy dari Tubuh Mikro-Macrokosmos

Ketulusan Mencintai Orang Lain Berawal dari Ketulusan Mencinta Diri Sendiri

Cinta pada hakekatnya adalah energi yang ada dalam hati setiap manusia. Energi cinta akan bekerja aktif bila ada rangsangan dari luar dan adanya pembangkitan dari dalam. Bagaimana memberi cinta pada orang lain, sementara pada dirinya sendiri masih kekurangan cinta. Ketulusan mencintai orang lain berawal dari ketulusan mencinta diri sendiri. Hal ini diungkapkan Sang Kala Tenang Putri salah satu narasumber dalam acara Workshop Tantra Kriya Yoga & Transformasi Energi dengan Tubuh Makrokosmos-Mikrokosmos yang diselenggarakan the Stones Hotel & Entertaiment Mangement Center yang berlokasi di Jalan Raya Pantai Kuta, Legian, Kuta,  Badung.

Lebih lanjut dikatakan, Bila seseorang selalu memenuhi tuntutan memberi sesuatu yang di luar kemampuannya, hal itu sama saja hanya menyiksa dirinya sendiri. Seseorang akan merasa percaya dirinya bernilai jikalau dirinya dicintai oleh seseorang.

Dalam workshop yang digelar selama dua hari itu, Sang Kala Tenang Putri memberikan berbagai materi dalam usaha untuk menemukan siapa diri manusia itu sejatinya. Berbagai hal diungkap dan diajarkan oleh Sang Kala Tenang Putri kepada peserta workshop di antaranya; Melatih kesadaran dan kekuatan pikiran untuk kesehatan tubuh, pikiran, dan jiwa. Membangun kesadaran tubuh mikrokosmos. Memahani pentingnya mendaur ulang energi negatif menjadi energi positif dalam kehidupan sehari-hari.

Mengalirkan energi untuk menyembuhkan diri sendiri maupun orang lain. Mengenal dan merasakan energi makrokosmos. Membangun dan mengembangkan energi makrokosmos. Mampu  menggunakan energi kosmos untuk penyembuhan. Menggunakan energi kosmos dalam praktek meditasi, serta mengungkap potensi diri sebagai manusia berkesadaran dan pelatihan lainnya.

Dengan telah diberikannya teknik-teknik khusus ini, diharapkan para peserta whorkshop akan dapat menerapkan sekaligus mengajarkan kepada peserta yoga di tempat kerjanya masing-masing serta menyebarkan kepada orang lain atau khalayak umum. Dengan memahami dan mampu melaksanakan secara benar dan tepat teknik-teknik yang telah diberikan akan sangat bermanfaat di dalam beraktivitas sehari-hari, terutama untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.

Sementara, Anand Rudra narasumber yang juga sebagai guru Tantra Kriya Yoga, pada kesempatan itu juga tak kalah semangatnya dalam memberikan berbagai teknik-teknik yoga yang baru pertama kali diperkenalkan di Bali. Menurutnya, Tantra Kriya Yoga ini merupakan Rahasia pengajaran konon yang dipersembahkan oleh para ahli tantra lebih dari 4000 tahun silam. Karenanya, teknik gerakannya sangat berbeda jauh dengan teknik gerakan yoga pada umumnya. Dalam Tantra Kriya Yoga ini peserta diajarkan serta dituntun  untuk mampu membebaskan, mengembangkan serta menghubungkan sekaligus menyatukan energi dan kesadaran yang dimilikinya dengan energi yang ada di alam semesta ini.

Tantra Kriya Yoga ini lanjut Anand Rudra, berfungsi untuk membangun energi fisik, mental, dan sakral (seks). Membangkitkan energi yang tertidur dalam tubuh melalui Pranayama dan sinkronisasi energi dengan partner Asanas dalam group. Teknik-teknik tantra dan meditasi aktif bermanfaat membangkitkan energi tersembunyi  dan mengalirkannya  ke seluruh group. Menguatkan titik-titik penting dalam tubuh, dan memperlancar aliran darah yang tersumbat dan energi dalam tubuh, sehingga jika darah telah mengalir dengan lancar maka secara otomatis tubuh pun akan menjadi sehat dan bugar, jauh dari serangan dari berbagai jenis penyakit. Di samping itu juga untuk menumbuhkan kekuatan dalam diri serta manfaat lainnya. Apabila teknik gerakan ini mampu dilakukan dengan benar dan tepat, dengan kesadaran secara rileks, maka para pelakunya akan merasakan energi dan kekuatan alami yang tak terduga dan dirasakan  sebelumya.

Pantauan TBA, teknik-teknik gerakan yang diajarkan Anand Rudra memang sangat berbeda dengan teknik gerakan yoga pada umumnya. Peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap gerakan yang diajarkan. Peserta tampak riang dan penuh semangat untuk berusaha semaksimal mungkin menyerap semua materi yang diajarkan. Sehingga dapat mempraktekkan dan bahkan menyebarkan sekaligus mengajarkan kepada para peserta didiknya bagi yang menjadi guru/instruktur yoga di tempat kerjanya masing-masing dan atau bahkan kepada keluarga serta masyarakat umum yang senang melakukan yoga. Semua peserta mengaku puas dan berharap agar workshop semacam ini dilakukan secara berkelanjutan, mengingat yoga semacam ini baru pertama kali diperkenalkan di Bali, sehingga perlu semakin digencarkan sosialisasinya, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat daripada yoga ini. Seperti halnya diungkapkan dan dirasakan salah satu peserta bernama Ibu Christina yang tinggal di seputaran Kerobokan. Meski usianya telah lanjut, tetapi semangatnya tak kalah dengan peserta lainnya. Ibu Christina mengaku sangat puas, karena banyak hal positif didapat dan dirasakan selama mengikuti workshop ini, yang tidak didapat di tempat lain.

Wokshop ini diikuti puluhan peserta pecinta dan pelaku yoga seperti para instruktur dan teacher (guru) yoga dari sejumlah hotel berbintang, dan Spa di Bali, sejumlah tamu asing, praktisi yoga, serta masyarakat yang memang hobi bergelut di bidang yoga. Wokshop ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 30 April hingga tanggal 01 Mei 2011. Workshop ini diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan sertifikat dari panitia penyelenggara dan peserta pulang berbekal kepuasan, hal itu tampak dari waja-wajah mereka yang segar, berseri disertai senyum penuh makna. *** Andi

Sehat – Bahagia – Sejahtera

***

Related Articles :

Prosedure Darurat Gempa Bumi
Krakatau (Indonesia)
Krakatau (English)
Earthquake Emergency Procedure
Earthquake Cloud
Awan Gempa
Tanda-Tanda Dari Hewan Terhadap Bencana Alam
Animal Signs of Natural Disaster
Orbs (English)
Orbs (Indonesia)
Dialog Dengan Orbs
Kelas Yoga & Singing Bowl (Genta Tibet)
Yoga Class
Pengertian Yoga
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Asanas Yoga. Healthy & Happy of Body & Soul
Prenatal Yoga
Yoga Ibu Hamil
Meditasi
Rileksasi Dalam
Meditation
Cakra & Kundalini
Holistic Healing Workshop
Holistic Healing Workshop – English
Awareness is Key to Evoke Healing Light
Kesadaran adalah Kunci Membangkitkan Cahaya Kesembuhan
‘Ancient Tantra Kriya Yoga’ & ‘Energy Transformation Micro – Macrocosm’ Workshop
Ketulusan Mencintai Orang Lain Berawal dari Ketulusan Mencintai Diri Sendiri
Deep Inside ‘Nyepi’ – Silence Day (Hindu Lunar New Year)
Body Earth Healing
Aura Colors Reading Workshop
Yin Yoga & Consciousness Meditation at the STONES, Kuta, Bali
The Studio Wellness Program at the STONES, Kuta, Bali
Chi dan Energi Penyembuhan
Natural Healing with Acupuncture
Acupuncture for Slimming
Acupuncture for Beauty
Teri Fish & Honey Fried Rice
Heart, Hands & Orbs at Merapi Volcano, Central Java
Surya Candra Bhuana
Reiki di Pulau Dewata Bali
Nerang – Rain Stopper
Bali Classical Dance Course 
Int’l Performance of I Putu Silaniyama
Pelatihan Perguruan Silat Tadjimalela
Prosesi ala PS Tadjimalela
Seruling Dewata
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage
Berkaca pada Anak-Anak sebuah Kerukunan Antar Umat Beragama
Reflectiong on Children Innocence of a Harmony Life among People Different Religious
Gurindam Dua Belas
Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago
Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara
Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia
Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945
Dialog Dengan Orbs
Kesadaran Kosmos & Zona Photon
Proyeksi Nusantara
The Gaia Project 2012 (Indonesia)
The Gaia Project 2012 (English)
Wejangan Leluhur
Jati Diri & Rasa
Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Last Continent)
Garuda Pancasila
Bhinneka Tunggal Ika
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Karya Nyata Gotong Royong
19 Unsur Proses Perjalanan Rohani
Metta Karuna Pray

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: