Beri Aku Penerang

Oleh : Ki Ageng Nitiprana

(The Prophet Painting by Krishna in Bali)

*

Bapak Biksu, Bapak Pastor . . . . Aku beri penerangan,

Karena . . . . . Sungguh aku tidak tahu!

Apakah itu yang disebut Sorga, dimanakah letaknya?

Bapak Pendeta, Bapak Kyai . . . . . . Segera aku beri penerang!

Apa bekalnya untuk menuju ke Sorga?

Apakah . . . . . . segala insan bisa mendatangi Sorga?

Bapak Cendekiawan . . . . . . berilah aku penerang!

Apakah maknanya pengalamanku ini :

Nun di sana, dimulai angin kencang bergemuruh, gelap pekat.

Namun setelah mereda, berdatangan putri-putri . . . . .

Ayu jelita, cantik tiada tara, pakaiannya beraneka warna,

Wajahnya riang gembira . . . . . meriah bermandikan cahaya.

Satu dua tiga . . . . . delapan semuanya.

Yang lima memegang karangan puspita . . . . . Ronce melati,

Dua lainnya . . . . . . memegang dian kencana.

Adapun yang akhirlambat menampakkannya,

Bagai pemimpinnya.

Alangkah megahnya bak matahari, cemerlang bercahaya terik,

Lembut gemulai, sungguh berkesan . . . . .

Bagai mengajak :

“Datanglah kemari menghadap . . . . . Yang dekat,

Dari tiada menjadi . . . . . Ada!”

Tiba-tiba . . . . . Rebahlah aku, habislah sudah . . . . . menyerah!

Demikianlah, telah tersaksi pada malam tiada berpurnama-sidi,

Agaknya hanya sejenak, namun cukup jelas . . . . .

Nyata! Aduhai para Cendekiawan, tolonglah aku cepat beri Penerang!

Memang kesaksianku sangat mengandung syakwasangka . . . . .

Curiga, seperti sandi upaya . . . . . sembunyi

Di tempat terang benderang!

Tolonglah aku, aku turut mohon penerang!

Di manakah letaknya surga? Bagaimana ujud nyatanya?

Apakah bekalnya . . . . . harta benda . . . . . berapakah biayanya?

Jika karya . . . . . bagaimanakah gerak tingkahnya?

Jika laku . . . . . bagaimanakah silanya?

Jika darma . . . . . bagaimanakah penindaknya?

Sungguh aku butuh, semua insanpun butuh,

Para Cendekiawan . . . . . cepatlah aku beri jawab!

Apakah surga itu . . . . . . cepatlah aku beri jawab!

Apakah surga itu . . . . . bagaimanakah kenyataannya?

Untuk menujju ke sana . . . . . apakah bekalnya?

* * *

Puisi terkait :
Wake Up
Violin
Child
Fly
Kala – Waktu
Aku – Dia
Sentuhan Kalbu
Sang Waktu
Harapan Selamat
Tak Tercela
Cinta
Dulu

Artikel terkait :
Asanas Yoga, Jiwa Gembira Melalui Gerakan-Gerakan Tubuh
Orbs at Yoga Class
Orbs & Light Beings in Ancient Tribe, Java-Indonesia
Conversation with the ORBS
Thanks for What We Have – Music Performance at the Orphanage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: