Gubernur Jenderal VOC Terakhir (Abad 19)

Oleh Ali Sastramidjaja

Kala
  • 1797 – 1801 Masehi = 4 tahun
VOC – 33
  • 17 Feb 1797 – 22 Agu 1801, Gubernur Jendral
Nama
  • Mr. Pieter Gerhardus van Overstraten
  • Pieter Gerhardus van Overstraten
lahir
  • di Bergen , 19 Feb 1755
putra
  • Johannes Hendricus van Overstraten
istri
  • Jacoba Maria Lodisio
anak
  • mati muda
17 Feb 1797
  • menjabat Gubernur Jendral
12 Des 1797
  • larangan pemberian hadiah
17 Mar 1798
  • hak monopoli VOC tidak berlaku oleh aturan (artikel) 247 dari cara dan bentuk pemerintahan baru ialah Bataafsche Republiek (Republik Bataaf)
31 Des 1799
  • VOC dibubarkan, dilanjutkan oleh Bataafsche Republiek
1800
  • Batavia diblokir oleh pasukan Inggris dan menghancurkan pulau Onrust
21 Juni 1801
  • Ternate diserahkan kepada Inggris untuk membayar kekalahan
22 Agu 1801
  • meninggal di Batavia

Gubernur Jendral Bataafsche Repoebliek

1801 – 1806 Masehi = 5 tahun Surya

Kala 1801 – 1805 Masehi = 4 tahun
Bataafsche Rep 1 22 Agu 1801 – 15 Juni 1805, Gubernur Jendral
Nama Joannes SibergJoannes Siberg
lahir di Rotterdam, 14 Okt 1740
putra Hendrik Siberg
istri Pieternella Gerhardina Alting
anak 3 orang
14 Des 1793 Komisaris Jendral Ned. Indië dan Tanjung Harapan
28 Sep 1799 diberhentikan dari Komisaris Jendral
31 Des 1799 VOC dibubarkan, dioper oleh Bataafsche Republiek
22 Agu 1801 menjabat Gubernur Jendral
16 Apr 1802 Gubernur Jendral dibawah Bataafsche Republiek
Jan 1802 mengajukan pengunduran diri
25 Mar 1802 perdamaian di Amien dimana Inggris mengakui Republik Bataaf
16 Apr 1802 diangkat sementara oleh Republik Bataaf
18 Mei 1803 perang lagi dengan Inggris
1803 mengulangi mengajukan pengunduran diri
18 Mar 1804 Sultan Banten, Muhidin, dibunuh
1804 perlawanan di Cirebon karena perijinan tahta raja Kanoman
19 Okt 1804 diijinkan menyerahkan jabatan kepada Wiese
15 Juni 1805 meletakan jabatan
18 Juni 1817 meninggaln di Batavia
   
Kala 1805 – 1808 Masehi = 3 tahun
Bataafsche Rep 2 15 Juni 1805 – 14 Jan 1808, Gebernur Jendral
Nama Albertus Henricus WieseAlbertus Henricus Wiese
lahir di Bremen, 1761
putra Diedrich Wiese
istri Christina Elisabeth Marçi
anak Christina Elisabeth Wiese
15 Juni 1805 menjabat Gebernur Jendral
11 Nop 1805 C.H.van Grasveld dan Mr. C. Th. Elout diangkat jadi Komisris Jendral di Bataaf Indie
19 Mar 1806 gempa di Jawa barat
1806 kerusuhan di Cirebon
14 Jan 1808 Wiese menyerahkan pemerintah kepada Maarschalk Mr.Herman Willem Daendels
25 Mar 1808 pergi ke Holland
07 Jan 1810 meninggal di Haarlem, Holland
   
Kala 1805 – 1806 Masehi = 7 bulan
Bataafsche Rep 3 11 Nop 1805 – 20 Juni 1806, Gubernur Jendral di Bataaf Indie
Nama Charles Henri van Grasveld
lahir di ‘s-Gravenhage, 19 Sep 1766
putra Nicolaas van Grasveld dan Adriana Theresia van Brekelencam
istri Abigaël Martha Vitringa
anak 3 anak
11 Nop 1805 menjabat Gubernur Jendral di Bataaf Indie
20 Juni 1806 dipanggil kembali ke Belanda
26 Mei 1841 meninggal di ‘s-Hertogenbosch

Gubernur Jendral Perancis

1808 – 1811 Masehi = 3 tahun Surya

Kala 1808 – 1811 Masehi = 3 tahun
Perancis 14 Jan 1808 – 16 Mei 1811, Gubernur Jendral
Nama Mr. Herman Willem DaendelsHerman_Willem_Daendels
lahir di Hatten, 21 Okt 1762
putra Mr. Burchard Johan Daendels
istri Aleyda Elisabeth Reyniera van Vlierden
anak 11 anak
11 Juni 1795 dengan ijin dari pemerintah Perancis, Daendels ditempatkan sebagai Letnan Jendral dalam dinas di Bataafsche Republiek
28 Jan 1807 oleh Napoleon diangkat menjadi Gubernur Jendral Indië darat dan laut f 118.000 per tahun, dan tunjangan Jendral f 12.000 per tahun; dengan jaminan pensiun f 5.000 kepada janda (istri) bila dalam 4 tahun meninggal
Feb 1807 diangkat jadi Maarschalk (=jendral besar) di Holland
18 Feb 1807 dari Paris berangkat menuju Jawa
05 Jan 1808 tiba di Batavia
14 Jan 1808 menjabat Gubernur Jendral
1808 membuat jalan pos dari Anyer sampai Banyuwangi; di Cadas Pangeran, Sumedang terjadi peristiwa, karena pekerjaannya terlalu merugikan rakyat. Daendels mengikuti permintaan Pangeran Kusumadinata IX (Pangeran Kornel) dengan mengerahkan tenaga Zeni untuk pembuatan jalan melintasi gunung cadas itu.
15 Juni 1808 sebagian Bogor dijual seharga 70.000 ringgit
16 Okt 1809 mengajukan pengunduran diri
30Nop 1809 mengajukan pengunduran diri lagi
12 Des 1809 peraturan umum mengenai pos dan jala di Jawa
24 Nop 1810 diberhentikan oleh Keizer Napoleon
20 Feb 1811 Jawa dibawah kekuasaan kaisar Napoleon
16 Mei 1811 Daendels berhenti
02 Mei 1818 meninggal di St.George d’Elmina di pantai Guinea
   
Kala 1811 Masehi = 4 bulan
Perancis 16 Mei 1811 – 17 Sep 1811, Gubernur Jendral
Nama Jan Willem JanssensJan Willem Janssens
lahir di Nijmegen, 12 Okt 1762
putra Johannes Jacobus Janssens
istri Anna Barbara Balneavis
anak 5 anak
16 Nov 1810 oleh keisar Napoleon I, diangkat jadi Gubernur Jendral
16 Mei 1811 di istana Bogor diadakan perundingan kalangan tinggi pemerintahan, mengenai peralihan kekuasaan dari Daendels
16 Mei 1811 menjabat Gubernur Jendral
04 Agu 1811 ekspedisi, peneliti Inggris mendarat di Jawa
26 Agu 1811 perkemahan Perancis di Meester-Cornelis, Jatinegara, diserbu pasukan tempur Inggris dan disita
11 Sep 1811 pemerintah Inggris menduduki Jawa
17 Sep 1811 Jansens menyerah di Tuntang, dekat Semarang, kepada pasukan tempur Inggris, Letnan Jendral Sir Samuel Auchmuty setelah melakukan perlawanan
23 Mei 1838 meninggal di ‘s-Gravenhage

Gubernur Jendral Inggris

1811 – 1816 Masehi = 5 tahun Surya

Kala 1811 – 1816 Masehi = 5 tahun
Inggris 18 Sep 1811 – 11 Mar 1816, Letnan Gubernur pulau Jawa dan sekitarnya
Nama Thomas Stamford RafflesStamford Raffles
lahir dalam kapal Ann di pelabuhan Port Morant, pulau Jamaica, 05 Juli 1781
putra Benjamin Raffles
istri Olivia Mariamne
anak 5 anak
18 Sep 1811 oleh Lord Minto diangkat menjadi Letnan Gubernur pulau Jawa dan sekitarnya
1811 – 1816 bertempat tinggal di Bogor
1811 Sultan Jogjakarta menjauhi tahta demi kepentingan penerusnya, Pangeran Adipati Anom Amangku Negoro (Rojo)
24 Apr 1812 “Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen” (Gedong Gajah, musium Jakarta) oleh Raffles dibangun kembali
1812 perjanjian antara pemerintah Inggris dengan raja Jogjakarta dan Surakarta, mengenai persetujuan jarak batas wilayah
20 Juni 1812 Sultan Jogjakarta yang lama, setelah kraton diduduki oleh Inggris, dibuang ke Pulu Pinang. Lalu diganti oleh anaknya, Amangku Buwono III (Rojo)
1813 memberlakukan aturan pertanahan di Jawa
17 Nop 1813 perubahan besar di Belanda
30 Nop 1813 putra raja van Oranje (Belanda) di Scheveningen
01 Des 1813 diangkat menjadi raja tertinggi dari Persatuan Nederlanden
1813 Raffles mengadakan persekutuan dengan Sultan Banten dan Sultan Cirebon
1814 Belanda dibebaskan oleh Perancis. Milik Nederland Oost Indie dikembalikan kepada Belanda kecuali Tanjung Harapan, yang oleh Inggris dikuasai
13 Agu 1814 Tanjung Harapan berurusan dengan Inggris dengan ketetapan dalam perjanjian
03 Jan 1815 peraturan kebijakan pemerintah, hal hukum, budaya dan niaga di wilayah Asia disahkan oleh Yang Mulia Raja Persatuan Nederlanden
16 Mar 1815 Willem I mendapat gelar Raja dari Nederlanden
Apr 1815 gempa di seluruh Jawa
1815 Gunung Tambora di pulau Sumbawa meletus dengan dahsat
11 Mar 1816 diberhentikan
25 Mar 1816 pergi dari Batavia ke Banten
26 Mar 1816 dari Banten ke Inggris dengan kapal Ganges
16 Juli 1816 tiba di London
Mei 1817 menulis “The History of Java”, sejarah Jawa
Mei 1817 oleh raja Inggris (Groot-Britannië) dihormati dan diberi gelar bangsawan Knight (satria)
Okt 1817 diangkat jadi Letnan Gubernur di Bengkulu
22 Mar 1818 tiba di Bengkulu
1824 perjalanan ke tanah Batak di pedalaman Sumatra
08 Apr 1824 kembali ke Inggris
22 Agu 1824 tiba di Plymouth
05 Juli 1826 meninggal di Highwood, Middlesex; Essex
   

. . . . . . . . . . . . . .selengkapnya, hubungi :

E-mail atau Facebook : artshangkala@gmail.com

* * *

Related Articles :
15 Sifat Kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada dalam Kitab Negara Kertagama oleh Mpu Prapanca
Pangeran Wangsakerta Sang Sejarawan
Dalam Kenangan, Abah Ali Sastramidjaja
Gubernur Jendral VOC Abad 17
Gubernur Jendral VOC Abad 18
Gubernur Jendral Nederlands – Oost Indie (Abad 20)
Gubernur DKI Jakarta
Musik
Musik Etnik Nusantara
Ketika Jawa Bertemu Belanda
Kerajaan Kalingga di India
Kerajaan Kalingga di Jawa Timur
Kerajaan Kalingga di Jawa Tengah
Medang di Bumi Mataram (sebelum Sailendra)
Kerajaan Panjalu & Jenggala
Kerajaan Kediri
Kerajaan Tumapel
Kerajaan Majapahit, Wilwatikta
Kerajaan Demak
Kerajaan Mataram

One response to this post.

  1. Pembuatan Jalan beda di indonesia, beda lagi di belanda, proses pembuatan jalan di belanda sangat unik. hihihi…

    beda di indonesia, beda lagi di belanda, proses pembuatan jalan di belanda sangat unik. hihihi…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: