Peninggalan Prasejarah Zaman Bercocok Tanam

Data diambil dari Museum Sejarah Jakarta (Museum Batavia)
Pada masa bercocok tanam kegiatan utama masyarakat adalah bertani. Namun kegiatan lain seperti berburu masih dilakukan. Sebuah mata panah terbuat dari batu ditemukan dalam penggalian arkeologi di situs Condet-Balekambang.
Masa bercocok tanam di wilayah yang sekarang DKI Jakarta & Sekitarnya, dulu berkembang dari sekitar 3000 – 1000 SM. Masyarakatnya bercocok tanam dan menetap di perkampungan. Masa ini menghasilkan tradisi baru dalam pembuatan alat-alat yaitu, alat-alat batu berupa beliung persegi yang dihaluskan. Oleh penduduk setempat disebut “gigi geledek”. Berbagai bentuk dan ukuran beliung persegi ini telah ditemukan dan tersebar di banyak wilayah Jabotabek dalam jumlah yang sangat banyak.

alat-alat batu ditemukan di situs-situs Jabotabek

*

‘gigi geledek’ yang ditemukan di situs-situs Jabotabek

*

gb.mata panah 00

*

gb : mata panah 01

*

mata panah dari situs Condet-Balekambang

* * *

Artikel terkait :

Peta Lokasi Situs Prasejarah di Daerah Aliran Sungai Ciliwung

Prehistoric Sites Along the Banks of Ciliwung River

Peninggalan Prasejarah Masa Perundagian

Prehistoric Remains from the Bronze-Iron Age

Prehistoric Remains from Neolitic Stage

Menapaki Perjalanan Sunda

Ki Sunda di Tatar Sunda – Indonesia

Ki Sunda di Tatar Sunda

Kalender Sunda & Revisi Sejarah

Ras Nusantara

Sejarah Bangsa & Tanah Air Indonesia (Purbakala/The Lost Continent)

Makanan Sunda

Susunan Warna Kasundaan

Amanat Galunggung Prabu Darmasiksa Leluhur Sunda

Pangeran Wangsakerta Sang Sejarawan

Dalam Kenangan, Abah Ali Sastramidjaja

Ketika Jawa Bertemu Belanda

Prasasti Batu Tulis Bogor

Prasasti Ciarunteun Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Perbedaan Batu Tulis, Petilasan & Makam

Baduy-Sebuah Perjalanan Batin ke Suku Kuno tahun 1959

Kebon Raya Bogor

Tokoh-Tokoh Galuh Menurut Wangsakerta

Galuh Berarti Putri Bangsawan atau Sejenis Batu Permata

Keberadaan Galuh Sepanjang Sejarahnya, Sang Manarah

Gurindam Dua Belas

Boats & Ships during Kingdoms Era in Nusantara Archipelago

Perahu-Perahu di Masa Kerajaan Nusantara

Asal-Usul Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia

Kerajaan Salakanagara

Kerajaan Tarumanagara

Kerajaaan Indraprahasta

Kerajaan Kendan

Kerajaan Galuh

Kerajaan Sunda

Wangsa Sanjaya

Kerajaan Saunggalah

Kerajaan Sunda-Galuh

Kerajaan Kuningan

Kerajaan Cirebon

Perang (Pasundan) Bubat

Kerajaan Sumedang Larang

Kerajaan Pajajaran

Kerajaan Sunda Kelapa – Jayakarta – Batavia

Kerajaan Banten

Kerajaan Talaga

Tabel Pemimpin Kerajaan Sunda, Galuh

 

About these ads

8 responses to this post.

  1. q gak mudeng tpi mubeng!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply

  2. Posted by Mr Unknow on February 14, 2011 at 3:12 pm

    Selamat siang semua, di tempat nenek saya ada 3 buah gigi gledek, apakah barang tersebut bernilai jual ?

    021 96789166

    Reply

  3. tentu saja…benda2 bersejarah tersebut bernilai tinggi. Namun lebih baik bila peninggalan tersebut disimpan, dirawat oleh anak keturunan Sang Nenek. Melestarikan peninggalan sejarah.
    Sudah banyak sekali peninggalan bersejarah bangsa kita yang dijual hanya karena uang. Padahal kemungkinan nilainya jauh lebih tinggi dari uang yg diterimanya ;)

    Reply

  4. Posted by Amola on March 28, 2011 at 7:44 am

    Mksih infone, :)

    Reply

  5. Makasih infonya ya…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: